Kediaman Mozza di Gebugan Semarang Dipenuhi Pelayat
PlatMerah.com, Semarang – Kediaman Mozza Axillia Gunarsa (18) di Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, kini dipenuhi oleh pelayat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Mozza ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang selama satu tahun, dengan kondisi jenazah yang sudah berupa kerangka.
Suasana di Rumah Duka
<pPantauan di lokasi menunjukkan kerabat, teman, dan tetangga berkumpul menggelar tahlilan menyambut kedatangan jenazah Mozza. Ketua RT 04 RW 01, Suryanto, mengungkapkan bahwa kabar penemuan kerangka Mozza tiba sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah mendapatkan kepastian dari pihak kepolisian dan keluarga, mereka segera menyiapkan rumah duka untuk menyambut jenazah.
Jenazah Mozza akan segera dimakamkan di pemakaman desa setempat, yaitu di Makam Sepringgitan, Dusun Gebugan, setelah tiba di rumah duka. Suryanto mengenal Mozza sebagai pribadi yang pendiam, santun, dan baik.
Firasat Keluarga dan Kronologi Penemuan
Kakek Mozza, Ngadirin, menyampaikan bahwa ia sudah merasakan firasat buruk sebelum kabar kematian cucunya datang. Ia masih sulit menerima kenyataan tersebut dan menahan tangis saat berbicara mengenai kepergian Mozza.
Sebelumnya, Mozza dilaporkan hilang selama satu tahun. Pada tanggal 3 September 2026, jasadnya ditemukan di semak-semak pinggir jalan tol di kawasan Jangli, Tembalang, Kota Semarang, dalam kondisi terbungkus karung. Jenazah Mozza sudah dalam kondisi tulang belulang dengan pakaian, jepit rambut, serta tali rafia dan lakban yang diduga digunakan untuk mengikatnya.
Proses Hukum Terhadap Pelaku
Polisi telah mengamankan terduga pelaku berinisial MDVA (22), warga Kabupaten Blora. MDVA merupakan teman dekat Mozza yang diduga kuat bertanggung jawab atas kematiannya. Proses penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif dan kronologi pembunuhan ini secara lengkap.
Konteks Penting
Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan seorang remaja yang hilang selama satu tahun dan ditemukan dalam kondisi tragis. Penanganan kasus ini diharapkan memberikan keadilan bagi keluarga Mozza serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan pengawasan terhadap anak muda di masyarakat.
Kediaman Mozza yang dipenuhi pelayat mencerminkan besarnya duka dan simpati masyarakat sekitar atas kejadian ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.














