5 Penumpang Tewas, Menko AHY Kejar Investigasi Kebakaran KM Mutiara Sentosa
PlatMerah.com, Madura – Kebakaran kapal KM Mutiara Sentosa yang terjadi pada Minggu pagi, 28 Juli 2026, menelan korban jiwa sebanyak lima orang dan meninggalkan puluhan penumpang dalam pencarian. Hingga sore hari pukul 16.00 WIB, Kantor SAR Surabaya melaporkan 225 penumpang berhasil diselamatkan, sementara 41 orang masih hilang.
Fakta Utama Insiden Kebakaran KM Mutiara Sentosa
- Kebakaran terjadi di perairan utara Madura pada pagi hari Minggu, 28 Juli 2026.
- Korban meninggal dunia sebanyak lima orang.
- 225 penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat.
- 41 penumpang masih dalam pencarian oleh tim SAR.
Respons Pemerintah dan Investigasi
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut. Pemerintah segera membentuk tim investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menyelidiki penyebab kebakaran kapal secara mendalam.
“Pemerintah segera luncurkan investigasi, karena kita harus tahu persis apa penyebab dari insiden tersebut,” ujar Menko AHY.
Fokus pada Keselamatan Transportasi Laut
Menko AHY menegaskan pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi laut. Investigasi yang dilakukan akan mencakup pengecekan ulang kondisi kapal, kesiapan sumber daya manusia, dan faktor cuaca yang berkontribusi terhadap insiden.
“Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), prosedur tetap (protap), mitigasi cuaca, serta pemastian kelaikan kapal harus terus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang,” tambah Menko AHY.
Langkah Evakuasi dan Verifikasi Data Penumpang
Bersama Basarnas dan kapal patroli, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan terus melakukan verifikasi data penumpang yang telah dievakuasi. Koordinasi intensif dilakukan untuk mendukung proses pencarian 41 penumpang yang masih hilang.
Konteks dan Pentingnya Investigasi
Kebakaran kapal di perairan Indonesia merupakan insiden serius yang berdampak pada keselamatan penumpang dan kelangsungan transportasi laut nasional. Investigasi yang transparan dan menyeluruh oleh KNKT diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan dan meningkatkan standar keamanan kapal penumpang.
Perkembangan Terkini
Tim SAR masih fokus melakukan pencarian terhadap penumpang yang hilang, sementara pemerintah menunggu hasil investigasi sebagai dasar peningkatan regulasi dan prosedur keselamatan transportasi laut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.








