Feng Yanzhe dan Huang Dongping Persembahkan Gelar Juara Japan Open 2026 untuk China
Plat Merah – Pasangan ganda campuran China, Feng Yanzhe dan Huang Dongping, sukses merebut gelar juara Japan Open 2026 setelah mengalahkan wakil Hong Kong, Tang Chun Man dan Tse Ying Suet, dalam pertandingan final yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Minggu (19/7/2026). Kemenangan ini menjadi gelar pertama bagi Feng Yanzhe di turnamen Super 750 tersebut, sekaligus menegaskan dominasi pasangan yang dijuluki ‘Phoenix combination’ di kancah bulu tangkis dunia.
Feng Yanzhe yang berpasangan dengan Huang Dongping tampil solid sepanjang turnamen. Di final, mereka menang dengan skor 21-14, 14-21, 21-15 dalam waktu 55 menit. Meski sempat kehilangan gim kedua, Feng Yanzhe dan Huang Dongping mampu bangkit dan mengontrol permainan di gim penentuan. Keberhasilan ini menjadi bukti kualitas dan mental juara yang dimiliki oleh Feng Yanzhe.
Kemenangan ini juga mencatatkan sejarah bagi Feng Yanzhe dan Huang Dongping. Dengan lima kemenangan beruntun di Japan Open, total kemenangan mereka di turnamen Super 750 mencapai 58 kali, melampaui rekor pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (56 kemenangan), Yuta Watanabe/Arisa Higashino (57 kemenangan), serta Tang Chun Man/Tse Ying Suet (57 kemenangan). Kini mereka hanya kalah dari pasangan legendaris China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong yang memiliki 84 kemenangan.
Huang Dongping mengakui pertandingan final berjalan ketat. “Saya pikir kedua pasangan bermain sangat baik hari ini. Lawan kami sangat berpengalaman dan ritme permainan mereka sering berubah, sehingga menyulitkan kami,” ujar Huang Dongping usai pertandingan. Namun, ia menambahkan bahwa mereka mampu meminimalkan kesalahan sendiri, yang menjadi kunci kemenangan.
Sementara itu, di nomor tunggal putri, P.V. Sindhu dari India berhasil mengakhiri puasa gelar selama hampir dua tahun dengan mengalahkan unggulan ketiga asal Jepang, Akane Yamaguchi, 21-17, 21-17. Sindhu yang merupakan mantan juara dunia dan peraih medali perak Olimpiade, tampil dominan sepanjang pertandingan. Kemenangan ini memberinya kepercayaan diri jelang Kejuaraan Dunia di New Delhi pada Agustus mendatang.
Di tunggal putra, Christo Popov dari Perancis mencatatkan sejarah dengan meraih gelar Super 750 pertamanya setelah mengalahkan Koki Watanabe (Jepang) 21-11, 21-19. Popov tampil agresif sejak awal dan berhasil mematahkan perlawanan tuan rumah.
Indonesia juga membawa pulang satu gelar melalui ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang mengalahkan pasangan nomor satu dunia asal Korea, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, 21-19, 21-17. Sementara di ganda putri, Korea Selatan unggul lewat Kim Hye-jeong/Kong Hee-yong yang menaklukkan pasangan China Jia Yifan/Zhang Shuxian dalam pertarungan tiga gim sengit 21-14, 15-21, 30-29.
Japan Open 2026 menutup rangkaian turnamen bulu tangkis level Super 750 dengan sukses. Setiap negara yang berpartisipasi membawa pulang satu gelar, menunjukkan persaingan yang semakin ketat di level tertinggi. Bagi Feng Yanzhe, kemenangan ini menjadi modal berharga untuk menghadapi turnamen-turnamen selanjutnya, termasuk Kejuaraan Dunia yang akan datang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










