Spektakuler! Closing Ceremony World Cup 2026: Shakira Tampil Mewah, IShowSpeed Minta Paspor Nigeria

Spektakuler! Closing Ceremony World Cup 2026: Shakira Tampil Mewah, IShowSpeed Minta Paspor Nigeria

Plat Merah – Malam puncak Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New York, tidak hanya menyajikan duel sengit antara Spanyol dan Argentina, tetapi juga sebuah closing ceremony world cup 2026 yang spektakuler. Acara penutupan yang digelar pada Minggu (19/7/2026) ini berhasil memukau puluhan ribu penonton yang hadir langsung maupun yang menyaksikan dari layar kaca.

Pertunjukan yang menjadi sorotan utama dalam closing ceremony world cup 2026 adalah penampilan megabintang asal Kolombia, Shakira. Ia tampil memukau dengan kostum rancangan Roberto Cavalli yang dipenuhi lebih dari 200.000 kristal Swarovski. Kostum tersebut membutuhkan waktu 120 jam pengerjaan selama dua minggu. Shakira membawakan lagu resmi Piala Dunia 2026, “Dai Dai”, bersama Burna Boy, menghibur para penggemar sepak bola dari seluruh dunia.

Tak hanya Shakira, momen unik juga terjadi saat closing ceremony world cup 2026. Seorang streamer terkenal asal Amerika, Darren Watkins Jr. atau yang lebih dikenal sebagai IShowSpeed, menjadi bintang kejutan. Ia membuka acara hiburan pramusim dengan membawakan single terbarunya, “World Cup (Champions)”, diiringi penabuh drum dan penari. Aksi panggungnya yang penuh energi berhasil membakar semangat penonton.

Setelah pertandingan final yang dimenangkan Spanyol 1-0 atas Argentina melalui perpanjangan waktu, IShowSpeed melakukan siaran langsung di area VIP. Di sana, ia bertemu dengan Seyi Tinubu, putra Presiden Nigeria, Bola Tinubu. Dalam interaksi yang hangat, IShowSpeed bercanda meminta Seyi untuk membantu mendapatkan paspor Nigeria. “Katakan pada ayahmu untuk memberiku paspor Nigeria!” ujarnya sambil tertawa, yang disambut gelak tawa orang-orang di sekitarnya. Momen ini menjadi viral di media sosial dan menambah warna dalam closing ceremony world cup 2026.

Di sisi lain, kekalahan Argentina di final memicu kontroversi. Tim juara bertahan itu dituding bersikap tidak sportif saat seremoni penyerahan trofi. Beberapa pemain Argentina terlihat berbalik dan meninggalkan area saat Spanyol merayakan kemenangan. Publik pun terbelah: ada yang mengkritik sikap tersebut, namun tak sedikit yang membela bahwa kekecewaan setelah kekalahan di final adalah hal yang wajar.

Secara keseluruhan, closing ceremony world cup 2026 sukses menyajikan tontonan yang tak terlupakan, memadukan musik, budaya pop, dan momen kemanusiaan yang mengharukan. Piala Dunia 2026 telah resmi berakhir, namun kenangan akan malam itu akan terus dikenang oleh para penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup