Fenerbahce Bersiap Hadapi Gornik Zabrze di Kualifikasi Liga Champions, Livakovic Jadi Target Transfer
Plat Merah – Fenerbahce tengah bersiap menghadapi Gornik Zabrze di babak kualifikasi kedua Liga Champions musim 2026/27. Klub raksasa Turki ini akan menjadi lawan bagi pemenang antara Sturm Graz dan Hearts, yang baru saja melakoni leg pertama di Austria. Sementara itu, kiper andalan Fenerbahce, Dominik Livakovic, dilaporkan menjadi incaran Torino dan Dinamo Zagreb di bursa transfer musim panas ini.
Pada laga leg pertama babak kualifikasi kedua Liga Champions, Sturm Graz sukses mengalahkan Hearts 4-0 di Graz. Kekalahan telak tersebut membuat Hearts hampir dipastikan turun ke Liga Europa, di mana mereka akan menghadapi Benfica atau St. Gallen. Sementara pemenang dari duel ini akan bertemu dengan Fenerbahce atau Gornik Zabrze di babak selanjutnya. Fenerbahce sendiri dijadwalkan memulai perjuangan mereka di kualifikasi kedua melawan wakil Polandia tersebut.
Perjalanan Fenerbahce di kualifikasi Liga Champions musim ini sangat dinantikan. Klub asal Istanbul itu berambisi untuk lolos ke fase grup turnamen paling bergengsi di Eropa setelah musim lalu hanya tampil di Liga Konferensi Eropa. Dengan skuad yang cukup kuat, Fenerbahce diyakini mampu melewati hadangan Gornik Zabrze dan kemudian menghadapi pemenang antara Sturm Graz dan Hearts. Namun, kabar transfer yang melibatkan kiper utama mereka, Dominik Livakovic, bisa menjadi gangguan.
Menurut sumber terpercaya, Livakovic menjadi target utama Torino dan Dinamo Zagreb di bursa transfer musim panas ini. Agen kiper asal Kroasia tersebut, Andy Bara, dikabarkan telah mengadakan pertemuan dengan perwakilan kedua klub. Livakovic, yang berusia 31 tahun, bergabung dengan Fenerbahce pada tahun 2023 dan menghabiskan enam bulan terakhir dengan status pinjaman di Dinamo Zagreb, setelah sebelumnya juga dipinjamkan ke Girona. Kiper dengan 79 caps senior untuk Kroasia ini dilaporkan tengah mendorong untuk hengkang dari Fenerbahce musim panas ini. Crystal Palace dan Celtic juga disebut-sebut memantau situasinya.
Fenerbahce tentu berharap dapat mempertahankan Livakovic setidaknya hingga babak kualifikasi selesai, mengingat pengalamannya di pentas Eropa. Namun, jika transfer terjadi, Fenerbahce harus segera mencari pengganti yang sepadan. Selain itu, hasil undian yang mempertemukan pemenang antara Sturm Graz dan Hearts dengan Fenerbahce atau Gornik Zabrze membuat persaingan semakin menarik. Hearts yang hampir pasti tersingkir akan berusaha bangkit di leg kedua, namun Fenerbahce sudah bersiap menyambut lawan mereka.
Secara keseluruhan, Fenerbahce berada di persimpangan jalan: antara ambisi lolos ke Liga Champions dan ancaman kehilangan pemain kunci di bursa transfer. Keputusan manajemen dalam menyikapi situasi Livakovic akan sangat menentukan langkah klub di kompetisi Eropa musim ini. Dengan dukungan suporter yang fanatik, Fenerbahce diharapkan mampu melewati tantangan ini dan kembali bersaing di level tertinggi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












