Tenerife vs Getafe: Remontada Azulona di Menit Akhir Warnai Trofeo Ciudad de Santa Cruz

Tenerife vs Getafe: Remontada Azulona di Menit Akhir Warnai Trofeo Ciudad de Santa Cruz

Plat Merah – Dalam laga persahabatan bertajuk Trofeo Ciudad de Santa Cruz yang kembali digelar setelah satu dekade, Tenerife vs Getafe menyajikan duel sengit di Estadio Heliodoro Rodríguez López, Rabu (22/7/2026) malam. Pertandingan Tenerife vs Getafe ini menjadi uji coba penting bagi kedua tim menjelang musim baru, di mana Tenerife bersiap kembali ke LaLiga Hypermotion sementara Getafe mengasah ketajaman untuk LaLiga EA Sports.

Babak pertama menjadi milik tuan rumah. Tenerife tampil percaya diri dan mampu mendominasi penguasaan bola. Gol pembuka lahir pada menit ke-36 melalui sundulan Viktor Moreno setelah memanfaatkan assist cemerlang dari Marc Mateu. Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum, membuat para pendukung Tenerife optimistis tim kesayangan mereka bisa mempertahankan trofeo.

Namun, babak kedua menjadi cerita berbeda. Pelatih Getafe, José Bordalás, melakukan enam pergantian pemain sekaligus yang mengubah ritme permainan. Tim tamu tampil lebih agresif dan akhirnya mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-54 setelah Uche dilanggar di kotak terlarang. Satriano yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan kiper Tenerife untuk menyamakan kedudukan 1-1.

Pertandingan Tenerife vs Getafe semakin memanas di sisa waktu. Kedua tim saling jual beli serangan, namun pertahanan masing-masing masih cukup kokoh. Ketika laga sepertinya akan berakhir imbang, petaka datang bagi Tenerife di menit ke-89. Dari sepak pojok, bola jatuh ke kaki Zaid Romero yang dengan leluasa melepaskan tembakan ke gawang, membawa Getafe unggul 2-1. Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pelatih Tenerife, Álvaro Cervera, mengakui timnya tampil apik di babak pertama namun kehilangan konsentrasi setelah jeda. “Kami menunjukkan dua wajah berbeda. Babak pertama sangat baik, tetapi setelah kebobolan, kami kesulitan mengembalikan ritme. Ini menjadi pelajaran berharga,” ujar Cervera dalam konferensi pers usai laga. Ia juga menyoroti performa para pemain anyar seperti Martin Pecar, Anes Krdzalic, dan Jesús Álvarez yang baru diresmikan beberapa hari sebelumnya.

Manu Guill, direktur olahraga Tenerife, sebelumnya mengonfirmasi bahwa tim masih akan mendatangkan dua hingga tiga pemain lagi untuk memperkuat skuat. Prioritas utama adalah posisi bek kiri setelah Pau mengalami cedera. Selain itu, Guill juga mengabarkan bahwa Gastón Valles segera hengkang dengan kesepakatan bersama.

Bagi Getafe, kemenangan ini menjadi modal berharga meski masih dalam tahap pramusim. Pelatih Bordalás puas dengan karakter tim yang mampu membalikkan keadaan. “Anak-anak bermain dengan semangat tinggi. Kami masih perlu perbaikan, tetapi hasil ini positif,” katanya.

Laga Tenerife vs Getafe juga menjadi ajang unjuk gigi bagi pemain muda dan pendatang baru. Di kubu Tenerife, Krdzalic dan Pecar menunjukkan kilasan kualitas, sementara Satriano dan Zaid Romero menjadi pahlawan kemenangan Getafe. Pertandingan ini dihadiri ribuan suporter yang memadati stadion, menciptakan atmosfer kompetitif yang terasa nyata.

Secara keseluruhan, Tenerife vs Getafe memberikan gambaran bahwa Tenerife siap bersaing di divisi kedua, meski masih perlu menyempurnakan komposisi tim. Sementara Getafe, dengan skuat yang lebih matang, menunjukkan kedalaman materi yang mumpuni. Kedua tim akan melanjutkan persiapan menuju musim 2026/27 yang tinggal menghitung hari.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup