Inter Milan Gencarkan Revolusi Skuad: Buru Cristian Romero, Goda Real Madrid, dan Pertahankan Bastoni
Plat Merah – Inter Milan tengah menjalani bursa transfer musim panas yang sibuk. Klub raksasa Italia itu bergerak cepat untuk memperkuat skuad di bawah arahan pelatih anyar Cristian Chivu. Tidak hanya aktif dalam perburuan pemain, Inter Milan juga harus menghadapi godaan dari klub-klub besar Eropa yang mengincar bintang-bintangnya.
Dalam beberapa pekan terakhir, Inter Milan dikabarkan serius mengincar bek tengah Argentina, Cristian Romero, yang saat ini membela Tottenham Hotspur. Menurut laporan jurnalis Fabrizio Romano, Nerazzurri telah melakukan kontak awal dengan pihak Romero dan Tottenham. Romero, yang baru saja tampil gemilang di Piala Dunia 2026 bersama Argentina, dianggap sebagai bek ideal untuk skema permainan Chivu. Tottenham membanderolnya dengan harga sekitar 50 juta euro, namun Inter berharap bisa menegosiasikannya hingga 40 juta euro plus bonus. Bahkan, opsi peminjaman dengan kewajiban tebus di musim panas 2027 juga dipertimbangkan.
Tidak hanya Romero, Inter Milan juga dikabarkan mengincar pemain Tottenham lainnya, yaitu bek kanan Djed Spence. Langkah ini menunjukkan keseriusan Inter dalam merombak lini pertahanan. Di sisi lain, Inter juga harus waspada terhadap ancaman dari Real Madrid yang dikabarkan mengincar bek andalan mereka, Alessandro Bastoni. Agen Bastoni, Tullio Tinti, menyatakan bahwa kliennya masih betah di Inter dan tidak berpikir untuk pindah, namun ia membuka peluang jika ada tawaran yang memuaskan kedua belah pihak. Real Madrid, di bawah asuhan Jose Mourinho, menjadikan Bastoni sebagai target utama untuk memperkuat lini belakang. Namun, Los Blancos harus menjual pemain terlebih dahulu sebelum bisa bergerak.
Sementara itu, Inter Milan juga harus melepas salah satu pemain mudanya, Ebenezer Akinsanmiro. Gelandang Nigeria berusia 20 tahun itu direkomendasikan oleh mantan pemain Super Eagles, Anthony Nwakaeme, kepada Trabzonspor sebagai pengganti Christ Inao Oulai yang pindah ke Fiorentina. Akinsanmiro, yang musim lalu dipinjamkan ke Pisa SC, dihargai sekitar 10 juta euro. Kepergiannya mungkin menjadi bagian dari strategi Inter untuk mendatangkan pemain baru.
Di tengah hiruk-pikuk bursa transfer, Inter Milan tetap fokus pada persiapan musim depan. Cristian Chivu, yang menggantikan Simone Inzaghi, memilih untuk mempertahankan fondasi permainan yang sudah ada dengan beberapa penyempurnaan. Hal ini berbeda dengan rival sekota, AC Milan, yang di bawah pelatih baru Ruben Amorim menerapkan formasi 3-4-2-1 yang lebih agresif. Duel Derby della Madonnina musim depan diprediksi akan semakin sengit dengan pendekatan taktik yang berbeda dari kedua tim.
Dengan berbagai langkah agresif di bursa transfer, Inter Milan berusaha membangun skuad yang kompetitif untuk musim 2026/2027. Perburuan Cristian Romero, ancaman kehilangan Bastoni, serta pelepasan Akinsanmiro menunjukkan bahwa Inter tidak tinggal diam. Kesimpulannya, Inter Milan berada dalam momen transisi yang krusial, dan keputusan-keputusan yang diambil dalam bursa transfer ini akan sangat menentukan nasib mereka di musim depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













