Shuttle Open 2026 Jadi Ajang Nostalgia Legenda Bulutangkis Dunia

Shuttle Open 2026 Jadi Ajang Nostalgia Legenda Bulutangkis Dunia

PlatMerah.com, Jakarta – Sederet legenda bulutangkis dunia akan tampil dalam ajang ekshibisi bertajuk Shuttle Open 2026 di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Sabtu (18/1/2026). Nama-nama besar seperti Taufik Hidayat, Lin Dan, Ricky Soebagdja, Hendra Setiawan, Liliyana Natsir, dan Tontowi Ahmad dipastikan hadir untuk memanjakan para penggemar bulutangkis Tanah Air.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga bagian dari upaya menginspirasi generasi muda. Taufik Hidayat, yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), menyatakan dukungan penuhnya terhadap penyelenggaraan Shuttle Open 2026. Ia berharap masyarakat dapat terhibur dan terinspirasi oleh pertandingan yang akan disajikan.

Apresiasi untuk Legenda Bulutangkis Nasional

Taufik Hidayat menegaskan bahwa Shuttle Open 2026 merupakan bentuk apresiasi terhadap para legenda bulutangkis nasional yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Ia juga mengajak seluruh orang tua untuk membawa anak-anak mereka menyaksikan pertandingan secara langsung.

“Kami melihat event ini sebagai sebuah bentuk apresiasi terhadap legenda bulu tangkis nasional yang telah mengharumkan nama bangsa di panggung dunia sekaligus menjadi ajang untuk menginspirasi anak-anak sebagai generasi penerus dan calon atlet masa depan,” ujar Taufik.

Menurutnya, dengan menyaksikan para idola secara langsung, anak-anak dapat termotivasi untuk berprestasi dan bercita-cita menjadi atlet yang mampu mengharumkan nama bangsa di masa depan.

Membangkitkan Euforia Bulutangkis Indonesia

Ricky Soebagdja, Sekretaris Jenderal PBSI dan peraih medali emas Olimpiade 1996, menilai Shuttle Open 2026 menjadi momentum penting untuk menghadirkan kembali euforia bulutangkis di tengah masyarakat. Acara ini juga diharapkan dapat mendekatkan olahraga tersebut kepada para penggemarnya, termasuk keluarga dan anak-anak.

“Kehadiran event seperti ini menjadi momentum yang baik untuk menghadirkan kembali euforia bulu tangkis di tengah masyarakat sekaligus makin mendekatkan olahraga ini kepada para penggemarnya,” tutur Ricky.

Ia menambahkan bahwa kehadiran para legenda menjadi inspirasi tersendiri bagi generasi muda untuk melihat langsung sosok-sosok yang telah berjasa bagi bulutangkis Indonesia.

Lebih dari Sekadar Pertandingan

Shuttle Open 2026 tidak hanya menyajikan pertandingan ekshibisi. Ajang ini juga mengusung misi sosial melalui kegiatan lelang amal. Para legenda bulutangkis Indonesia akan melelang koleksi pribadi mereka, dan seluruh hasil lelang akan disalurkan kepada atlet bulutangkis yang membutuhkan.

Patrick Owen, Vice President MAKUKU Global AceKid Indonesia selaku penyelenggara, menjelaskan bahwa acara ini digelar sebagai pengingat bahwa prestasi tidak hanya berhenti di podium, tetapi dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.

“Sebab bagi kami, kemenangan yang paling bermakna justru tidak terjadi di lapangan. Hal tersebut, sesuai dengan visi kami melalui MAKUKU dan AceKid Indonesia yang terus berkomitmen memperkuat dukungan bagi orang tua dan anak Indonesia,” kata Patrick.

Executive Vice President PT BCA, I Ketut Alam Wangsawijaya, juga menyatakan kebanggaannya menjadi bagian dari ajang ini. Menurutnya, dukungan terhadap Shuttle Open 2026 merupakan wujud komitmen BCA dalam mendukung olahraga nasional dan menghadirkan pengalaman berkesan bagi masyarakat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup