Erick Thohir Buka Suara soal Evaluasi Timnas Indonesia Usai Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026
PlatMerah.com – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi Timnas Indonesia setelah gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Hal ini disampaikan menyusul kegagalan Timnas Indonesia yang finis di posisi ketiga Grup A dengan tujuh poin dari empat pertandingan.
Timnas Indonesia sempat memulai turnamen dengan kemenangan atas Kamboja dan Timor Leste, namun kemudian mengalami penurunan performa dengan kekalahan 0-3 dari Vietnam dan hasil imbang 1-1 melawan Singapura yang akhirnya membuat mereka gagal melaju ke babak semifinal.
Konteks Kegagalan dan Evaluasi Timnas
Erick Thohir melalui akun media sosial pribadinya mengapresiasi perjuangan pemain, pelatih, dan official timnas, namun menegaskan bahwa PSSI akan melakukan evaluasi serius agar Timnas Indonesia lebih siap menghadapi turnamen-turnamen mendatang.
Evaluasi ini menjadi penting mengingat Timnas Indonesia kembali gagal menembus semifinal setelah dua edisi Piala AFF berturut-turut, yakni pada 2024 dan 2026. Pada Piala AFF 2024, pelatih Shin Tae-yong membawa skuad dengan mayoritas pemain U-22 sesuai kebijakan PSSI, yang berujung pada kegagalan lolos dari fase grup. Shin kemudian digantikan oleh John Herdman yang memiliki keleluasaan menggunakan pemain terbaik tanpa batasan usia pada Piala AFF 2026.
Perbandingan Antara Shin Tae-yong dan John Herdman
Kegagalan Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman memunculkan perbandingan dengan masa kepelatihan Shin Tae-yong. Meski Herdman dapat memanfaatkan pemain terbaik dari kompetisi domestik dan beberapa pemain naturalisasi, hasil di Piala AFF 2026 tetap kurang memuaskan. Indonesia kalah telak dari Vietnam dan hanya mampu bermain imbang lawan Singapura pada laga terakhir.
Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, memberikan tanggapan hati-hati terkait wacana kembalinya Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia, mengingat saat ini Shin masih terikat kontrak profesional dengan Persija.
Dampak dan Langkah Ke Depan
Kegagalan ini menjadi momentum bagi PSSI untuk melakukan perbaikan sistemik. Erick Thohir menegaskan bahwa evaluasi yang dilakukan bertujuan agar Timnas Indonesia dapat tampil lebih kompetitif di ajang-ajang penting mendatang. Ini mencakup persiapan jangka panjang untuk meningkatkan kualitas tim dan menghindari pengulangan kegagalan yang sama di masa depan.
John Herdman sendiri memberikan respons positif dengan mengatakan bahwa kegagalan ini menjadi kesempatan untuk bangkit dan belajar. Sementara itu, PSSI berkomitmen melakukan pembenahan melalui evaluasi menyeluruh terhadap performa dan strategi timnas.
Dengan fokus pada pembinaan pemain dan peningkatan strategi, PSSI berharap Timnas Indonesia mampu kembali bersaing dan meraih hasil yang lebih baik di turnamen-turnamen internasional berikutnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













