KDM Dengar Keluhan Atlet Unpad soal Bonus Rp 30 Juta yang Belum Cair Sejak Maret
PlatMerah.com, Bandung – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi langsung keluhan seorang mahasiswa baru Universitas Padjadjaran (Unpad) yang juga atlet mengenai bonus sebesar Rp 30 juta yang belum cair sejak Maret 2026. Keluhan tersebut disampaikan pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unpad, Senin (10/8).
Keluhan Bonus Atlet Belum Cair
<pDalam kesempatan tersebut, seorang mahasiswa yang merupakan atlet berprestasi di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) dan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) menyampaikan bahwa bonus yang dijanjikan pemerintah sebesar Rp 30 juta belum diterimanya meskipun sudah menandatangani dokumen pencairan di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat sejak Maret 2026.
Dedi Mulyadi pun menanggapi serius permasalahan ini dan meminta timnya untuk segera mengecek status pencairan bonus tersebut. Ia juga berjanji akan mengupayakan agar dana bonus bisa segera dicairkan.
Persoalan Bonus Atlet di Kabupaten Bekasi
Selain itu, mahasiswa tersebut juga mengangkat persoalan bonus atlet dari kontingen Bekasi yang belum mendapat kejelasan. Mahasiswa itu mengaku kesulitan mendapatkan respons dari pemerintah daerah setempat meskipun sudah mencoba menghubungi Bupati Bekasi.
Menanggapi hal ini, Dedi Mulyadi mengingatkan bahwa pencairan bonus di wilayah Kabupaten Bekasi adalah kewenangan pemerintah daerah setempat. Namun, ia berinisiatif mencoba menghubungi Bupati Bekasi langsung melalui telepon untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut. Sayangnya, panggilan telepon tersebut belum diangkat oleh Bupati Bekasi.
Isu Pemotongan Bonus oleh NPC Jabar
Mahasiswa juga mengungkapkan adanya potongan sekitar 10 persen dari bonus yang diterima, yang dilakukan oleh organisasi NPC Jawa Barat. Dedi Mulyadi menanggapi hal ini dengan nada heran dan membandingkannya dengan potongan pajak.
Langkah Selanjutnya
- Dedi Mulyadi meminta Dispora Jawa Barat untuk segera menindaklanjuti dan memastikan pencairan bonus atlet yang menjadi kewenangan Provinsi Jawa Barat.
- Untuk persoalan bonus yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bekasi, Dedi mendorong pemerintah daerah setempat untuk memberikan penjelasan dan solusi kepada para atlet.
- Mahasiswa atlet berharap bonus segera dicairkan karena dana tersebut sangat penting untuk membiayai kebutuhan kuliah mereka.
Kontribusi Gubernur dalam Mendengarkan Aspirasi Atlet
Keterlibatan langsung Gubernur Dedi Mulyadi dalam mendengar keluhan mahasiswa atlet menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperhatikan kesejahteraan para atlet yang juga melanjutkan pendidikan tinggi. Langkah ini penting agar janji bonus yang telah diberikan dapat direalisasikan tepat waktu dan transparan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













