Kesepakatan Lisan Tercapai, Juventus Selangkah Lagi Rekrut Jhon Lucumi
PlatMerah.com – Juventus dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan untuk merekrut bek asal Bologna, Jhon Lucumi, pada jendela transfer musim panas 2026. Langkah ini diambil sebagai respons atas masalah lini belakang yang dialami Juventus pada musim sebelumnya.
Masalah Lini Belakang Juventus
Selama musim Serie A sebelumnya, Juventus menunjukkan kelemahan di lini pertahanan. Dari 38 pertandingan, tim ini kebobolan sebanyak 34 gol. Statistik tersebut menjadi alasan utama manajemen Juventus untuk memperkuat sektor belakang dengan mendatangkan pemain berpengalaman yang sudah familiar dengan sepak bola Italia.
Profil Jhon Lucumi
Jhon Lucumi, bek berusia 28 tahun asal Kolombia, telah bermain di Italia sejak 2022 bersama Bologna. Dia dikenal sebagai pemain bertahan yang sulit ditembus, mengandalkan kekuatan fisik dan kemampuan duel udara yang tangguh. Karakteristik ini dinilai cocok untuk menjadi partner duet Gleison Bremer di lini belakang Juventus.
Detail Kesepakatan Transfer
Menurut laporan Fabrizio Romano, Juventus harus mengeluarkan biaya sebesar 20 juta euro untuk mendapatkan jasa Jhon Lucumi. Nilai tersebut belum termasuk bonus yang akan diaktifkan berdasarkan syarat tertentu. Proses formal diperkirakan akan dilakukan dalam dua hari ke depan, dengan jadwal kedatangan Lucumi di Turin pada akhir pekan ini untuk menjalani tes medis.
Signifikansi Transfer
Rekrutmen Jhon Lucumi diharapkan dapat memperbaiki performa pertahanan Juventus yang selama ini menjadi sorotan. Dengan pengalaman bermain di Serie A, Lucumi diprediksi tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi dan langsung memberikan kontribusi positif bagi tim.
Langkah Juventus untuk mendatangkan pemain yang sudah berpengalaman di liga domestik menunjukkan strategi yang lebih matang dalam memperkuat skuad. Hal ini juga menjadi sinyal kesiapan klub untuk menghadapi kompetisi musim depan dengan skuad yang lebih solid dan kompetitif.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













