Ligue 1 : OGC Nice Ditahan Imbang Lorient di Laga Pembuka Musim 2026-2027
PlatMerah.com – OGC Nice harus puas dengan hasil imbang tanpa gol saat menjamu FC Lorient di Allianz Riviera pada laga pembuka Ligue 1 musim 2026-2027, Sabtu 22 Agustus 2026. Pertandingan berlangsung tertutup tanpa penonton akibat sanksi, dan kedua tim sama-sama menunjukkan kesulitan dalam memaksimalkan peluang.
Pada pertandingan tersebut, OGC Nice menguasai bola secara bergantian namun gagal menciptakan peluang berbahaya yang mengancam gawang lawan. Sementara itu, Lorient tampil lebih agresif di babak kedua dengan beberapa peluang yang hampir memecah kebuntuan, termasuk peluang emas dari penyerang asal Benin, Aiyegun Tosin, yang berhasil ditepis kiper Nice, Yéhvann Diouf.
Detail Pertandingan dan Performa Tim
Hasil 0-0 ini memperpanjang catatan kurang menggembirakan OGC Nice di kandang, setelah sebelumnya juga gagal meraih kemenangan dalam beberapa laga terakhir di Allianz Riviera. Pertandingan tanpa penonton ini merupakan dampak dari sanksi yang diberikan oleh Komisi Disiplin LFP menyusul insiden yang terjadi pada akhir musim sebelumnya.
Musim ini juga menjadi awal kepelatihan Olivier Pantaloni bersama OGC Nice, yang ditunjuk pada 17 Juni 2026. Hasil imbang ini menunjukkan tantangan yang harus dihadapi pelatih baru dalam meningkatkan performa tim, terutama dalam penyelesaian akhir.
Aktivitas Transfer dan Dampaknya
Di tengah musim yang baru dimulai, OGC Nice melakukan aktivitas transfer yang signifikan. Klub berhasil melepas dua pemain dengan total nilai transfer mencapai 17,5 juta euro. Mohamed-Ali Cho, winger muda dan pemain dengan nilai tertinggi di skuad, resmi bergabung dengan Hull City di Liga Primer Inggris dengan nilai transfer sekitar 15 juta euro ditambah bonus. Ini menjadi rekor penjualan musim panas klub yang sebelumnya dipegang oleh Charles Vanhoutte.
Selain itu, striker Terem Moffi juga meninggalkan klub untuk bergabung dengan Hamburg SV di Bundesliga Jerman. Moffi, yang sempat mengalami masalah dengan suporter, resmi menandatangani kontrak selama tiga tahun dengan klub Jerman tersebut dengan nilai transfer 2,5 juta euro.
Pergerakan ini merupakan bagian dari strategi OGC Nice untuk memperbaiki kondisi finansial setelah musim sebelumnya yang kurang memuaskan. Dana hasil penjualan pemain diharapkan dapat digunakan untuk mendatangkan pemain baru dan memperkuat skuad di tengah kompetisi Ligue 1 yang kompetitif.
Dengan raihan satu poin dari pertandingan pembuka, baik OGC Nice maupun Lorient memulai musim ini dengan posisi yang sama di klasemen sementara. Kedua tim diharapkan dapat meningkatkan performa mereka pada pertandingan berikutnya guna meraih hasil lebih maksimal.
Situasi ini menjadi perhatian bagi manajemen dan penggemar OGC Nice, terutama dalam mengantisipasi kelanjutan musim yang penuh tantangan dan persaingan ketat di Ligue 1.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













