Gabung Barcelona, Anthony Gordon Ungkap Perbedaan Antara Premier League dan La Liga

Gabung Barcelona, Anthony Gordon Ungkap Perbedaan Antara Premier League dan La Liga

PlatMerah.comAnthony Gordon, penyerang anyar Barcelona, mengungkapkan perbedaan mencolok antara Premier League dan La Liga setelah bergabung dengan klub asal Spanyol tersebut pada musim panas 2026. Gordon menyebutkan bahwa sepak bola di Spanyol menuntut kecerdasan taktik dan teknik yang tinggi serta ruang bermain yang lebih sempit, sehingga kesalahan sekecil apa pun dapat langsung dimanfaatkan lawan.

Gordon, yang sebelumnya bermain untuk Newcastle United, menjelaskan bahwa Premier League dikenal dengan intensitas tinggi, tempo cepat, duel fisik yang ketat, serta banyaknya kontak antar pemain. Namun, di La Liga, pemain harus lebih cepat mengambil keputusan karena peluang kesalahan sangat kecil dan lawan siap memanfaatkan setiap celah. Kecepatan permainan di Spanyol justru lebih efektif karena pergerakan pemain mampu membuka ruang yang bisa dimanfaatkan.

Perbedaan Gaya Permainan

Menurut Gordon, Premier League memiliki karakteristik tempo tinggi dengan banyak duel fisik, lemparan ke dalam jarak jauh, dan tendangan sudut yang intens. Meskipun begitu, terkadang intensitas tersebut memberikan kesempatan bagi pemain untuk memperbaiki kesalahan saat kehilangan bola.

Sementara itu, La Liga menuntut permainan yang lebih sabar dan pengendalian lini tengah yang baik. Ruang yang sempit dan tekanan tinggi membuat kontrol bola pertama dan posisi pemain menjadi sangat krusial. Kesalahan kecil seperti sentuhan bola yang buruk atau kehilangan konsentrasi dapat langsung berakibat fatal.

Adaptasi dan Performa di Barcelona

Sejak bergabung dengan Barcelona, Gordon harus beradaptasi dengan gaya permainan yang berbeda. Meski belum mencetak gol dalam tiga pertandingan pertamanya, ia telah menunjukkan kontribusi positif dengan menyumbang tiga assist. Salah satunya adalah assist untuk gol Raphinha saat Barcelona menang 5-2 atas Rayo Vallecano.

Gordon menyatakan bahwa pengalaman bermain di Premier League sangat berperan dalam perkembangan kariernya, namun kini ia harus menyesuaikan diri dengan tuntutan teknis dan taktis di La Liga yang lebih ketat.

Perjalanan Karier Singkat Anthony Gordon

Anthony Gordon lahir di Liverpool dan memulai karier sepak bolanya di akademi Liverpool sebelum pindah ke Everton pada usia 11 tahun. Debut profesionalnya bersama Everton terjadi pada usia 16 tahun. Pada Januari 2023, Gordon bergabung dengan Newcastle United dan mengalami perkembangan pesat hingga menjadi pemain kunci dengan catatan 11 gol dan 10 assist di Premier League musim 2023/2024.

Performa impresifnya di Liga Champions dan Premier League menarik perhatian beberapa klub besar Eropa, namun Gordon memilih bergabung dengan Barcelona yang dikenal dengan skema pressing ketat di bawah pelatih Hansi Flick. Kecepatan dan etos kerja tinggi Gordon dianggap cocok dengan gaya permainan Blaugrana.

Tantangan Baru di La Liga

Bergabung dengan Barcelona menandai babak baru dalam karier Gordon. Ia menghadapi tantangan baru berupa tuntutan teknis dan taktis yang lebih tinggi serta ekspektasi besar dari penggemar klub. Perbedaan karakter kompetisi Premier League dan La Liga yang telah diungkapkan Gordon menjadi gambaran penting bagi pemain dan pengamat sepak bola mengenai perbedaan dua liga top Eropa ini.

Gordon menyimpulkan bahwa meskipun Premier League dikenal dengan intensitas dan duel fisik, La Liga memiliki tingkat kecermatan dan ketelitian yang lebih tinggi sehingga kesalahan kecil bisa langsung berakibat fatal bagi tim.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup