108 Siswa SDII Al Abidin Solo Alami Keracunan, Dinkes Lakukan Uji Sampel Makanan MBG

108 Siswa SDII Al Abidin Solo Alami Keracunan, Dinkes Lakukan Uji Sampel Makanan MBG

Keracunan Massal Terjadi di SDII Al Abidin Solo

PlatMerah.com, Solo – Sebanyak 108 siswa dari SDII Al Abidin Solo mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (28/7). Gejala yang dialami para siswa meliputi mual, pusing, sakit perut, dan muntah. Sebagian siswa harus menjalani pemeriksaan medis akibat kejadian tersebut.

Upaya Pemeriksaan dan Investigasi

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo telah mengambil sampel makanan dari kantin dan MBG di sekolah untuk dilakukan uji laboratorium. Langkah ini diambil untuk memastikan penyebab pasti keracunan yang dialami siswa tersebut. Hasil uji laboratorium diperkirakan keluar pada pekan berikutnya.

Kepala Dinas Pendidikan Solo, Dwi Ariyatno, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi menyeluruh, termasuk kemungkinan keracunan berasal dari MBG, makanan kantin, atau air minum di sekolah. Semua sampel terkait telah diuji untuk memastikan sumber keracunan.

Beragam Kemungkinan Penyebab Keracunan

Ketua Komisi IV DPRD Solo, Sugeng Riyanto, menyampaikan bahwa terdapat tiga kemungkinan penyebab keracunan yang sedang diselidiki, yaitu MBG, makanan kantin, dan minuman galon sekolah. Menurut Sugeng, gejala keracunan tidak terjadi secara serentak dan beberapa siswa yang mengonsumsi MBG tidak mengalami gejala, sementara yang jajan di kantin mengalami keracunan, dan sebaliknya.

Reaksi dan Koordinasi Antar Instansi

Sugeng Riyanto dan pihak terkait telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Satgas MBG Kota Solo untuk menindaklanjuti kejadian ini. Inspeksi mendadak juga dilakukan untuk mengecek kondisi kantin dan potensi penyebab lain keracunan.

Pentingnya Penanganan dan Pencegahan

Kejadian keracunan massal ini menjadi perhatian serius bagi pihak sekolah dan pemerintah daerah. Penanganan cepat dan investigasi menyeluruh diperlukan untuk memastikan keamanan makanan yang disediakan bagi siswa. Langkah ini juga penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan dan menjaga kesehatan siswa dalam lingkungan sekolah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup