Ahmed Al Kaf Pensiun, Wasit Kontroversial yang Pernah Rugikan Timnas Indonesia

Ahmed Al Kaf Pensiun, Wasit Kontroversial yang Pernah Rugikan Timnas Indonesia

PlatMerah.comAhmed Al Kaf, wasit asal Oman yang dikenal kontroversial terutama karena insiden saat memimpin laga kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Bahrain melawan Timnas Indonesia, resmi mengumumkan pensiun dari dunia perwasitan setelah 20 tahun berkarier.

Keputusan pensiun tersebut diumumkan Al Kaf melalui unggahan di media sosial pada 2 September 2026. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan bahwa perjalanan kariernya penuh dengan tantangan, pengorbanan, dan juga kritik serta pujian, yang merupakan bagian dari dunia sepak bola.

Karier dan Prestasi Ahmed Al Kaf

Al Kaf memulai karier wasit domestik di Oman pada 2008 dan memperoleh lisensi FIFA pada 2010. Selama kariernya, ia dipercaya memimpin sejumlah pertandingan penting di tingkat Asia, termasuk tiga final Liga Champions Asia pada 2016, 2018, dan 2022. Selain itu, ia juga kerap menjadi wasit pada laga kualifikasi Piala Dunia zona Asia.

Kontroversi pada Pertandingan Bahrain vs Indonesia

Salah satu momen paling dikenang sekaligus kontroversial adalah pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Bahrain dan Indonesia yang berlangsung di Bahrain National Stadium. Dalam laga tersebut, Al Kaf memberikan waktu tambahan enam menit, namun pertandingan berlangsung hingga menit ke-90+9. Pada menit tersebut, Bahrain berhasil mencetak gol penyeimbang yang membuat pertandingan berakhir imbang 2-2.

Keputusan Al Kaf untuk memperpanjang waktu tambahan ini memicu kemarahan suporter Indonesia karena dianggap merugikan Timnas dan merampok kemenangan yang sudah di depan mata. Sejak itu, namanya kerap menjadi sorotan di kalangan penggemar sepak bola Indonesia.

Dampak dan Warisan Karier

Meskipun namanya terkait dengan kontroversi, perjalanan karier Ahmed Al Kaf sebagai wasit profesional juga menunjukkan tingkat kepercayaan tinggi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Penunjukan sebagai wasit final Liga Champions Asia sebanyak tiga kali menjadi bukti kemampuan dan reputasi profesionalnya di level internasional.

Pensiunnya Al Kaf menandai berakhirnya babak dua dekade dalam dunia perwasitan sepak bola, meninggalkan kisah yang beragam antara prestasi dan kontroversi, khususnya bagi pencinta sepak bola Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup