Cara Arsenal Membongkar Pertahanan Gerendel Napoli-nya Allegri

Cara Arsenal Membongkar Pertahanan Gerendel Napoli-nya Allegri

PlatMerah.com – Arsenal berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Napoli pada laga fase grup Liga Champions yang berlangsung di Stadio Diego Armando Maradona, Kamis (10/9) dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi bukti kemampuan Arsenal dalam membongkar pertahanan rapat yang diterapkan oleh pelatih Napoli, Massimiliano Allegri.

Strategi Arsenal dalam Membongkar Pertahanan Napoli

Napoli yang dikenal dengan formasi pertahanan 5-4-1 dan gaya permainan rapat ala Allegri, sempat membuat Arsenal kesulitan membongkar lini belakang mereka. Namun, Arsenal mampu tetap mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola dan serangan yang variatif.

Skuad asuhan Mikel Arteta melepaskan total 26 tembakan sepanjang laga, menciptakan enam peluang emas, serta mencatat nilai expected goals (xG) lebih dari 4,0. Dominasi ini menunjukkan Arsenal tidak hanya mengandalkan bola mati, tetapi juga serangan terbuka dan serangan balik yang efektif.

Peran Kunci Martin Odegaard

Kapten Arsenal, Martin Odegaard, menjadi pemain kunci dalam pertandingan ini. Odegaard tampil dengan penampilan impresif yang mengatur irama permainan dan akhirnya memecah kebuntuan dengan gol tunggal pada menit ke-75. Statistik Odegaard sangat mencolok dengan 120 sentuhan bola, 91 umpan berhasil dari 105 percobaan, serta menciptakan enam peluang sepanjang pertandingan.

Selain itu, Odegaard juga memimpin serangan dengan melepaskan 27 umpan pemecah garis pertahanan, di mana 26 di antaranya berada di area sepertiga akhir lapangan, dan lima kali menembus lini belakang Napoli. Gol kemenangan lahir dari kombinasi serangan sisi kanan yang melibatkan winger Christos Tzolis yang mengirimkan umpan matang kepada Odegaard.

Dominasi Serangan dan Penguasaan Bola Arsenal

Arsenal menunjukkan perkembangan signifikan dibandingkan musim sebelumnya yang lebih bergantung pada situasi bola mati. Kali ini, mereka mampu bermain dengan skema terbuka dan serangan balik yang cepat. Pada sepuluh menit awal babak kedua, Arsenal menguasai bola hingga 83 persen, menekan pertahanan Napoli secara konsisten.

Meski beberapa peluang dari Noni Madueke dan Tzolis gagal menjadi gol, variasi serangan Arsenal tetap mematikan dan sulit dihentikan oleh tim bertahan seperti Napoli. Kemenangan ini memperpanjang rekor sempurna Arsenal di awal musim 2026-2027 dengan lima kemenangan beruntun di semua kompetisi.

Respons Pelatih Napoli Massimiliano Allegri

Meski kalah, Allegri menilai ada sisi positif dari performa timnya. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan tim dan menganalisis kekuatan serta kelemahan yang ada. Allegri mengakui bahwa kebobolan gol dari Arsenal adalah hasil dari momen kualitas luar biasa yang dimiliki lawan.

Menurut Allegri, kekalahan ini berbeda dengan kekalahan sebelumnya yang dialami Napoli melawan Como dan Inter Milan, di mana kebobolan gol terasa tidak masuk akal. Ia mengajak timnya untuk tidak merasa terpuruk dan terus memperbaiki performa.

Makna Kemenangan bagi Arsenal

Kemenangan di Naples ini menegaskan Arsenal sebagai tim yang semakin matang dan sulit dihentikan ketika menghadapi lawan dengan gaya bertahan rapat. Perkembangan strategi dan performa pemain kunci seperti Odegaard menjadi modal penting untuk melaju lebih jauh di Liga Champions musim ini.

Dengan kemenangan ini, Arsenal menunjukkan kesiapan mereka bersaing di tingkat tertinggi kompetisi Eropa musim 2026-2027.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup