Pemko Sabang Dorong Matangnya Persiapan Paya Seunara Adventure Festival 2026, Harap Tingkatkan Pariwisata Regional

Pemko Sabang Dorong Matangnya Persiapan Paya Seunara Adventure Festival 2026, Harap Tingkatkan Pariwisata Regional

Latar Belakang Paya Seunara Adventure Festival (PSAF) 2026

Plat Merah – Paya Seunara Adventure Festival, atau yang lebih dikenal dengan PSAF, merupakan rangkaian kompetisi olahraga petualangan, pameran seni, serta bazaar UMKM yang direncanakan akan digelar pada Agustus 2026 di Kabupaten Aceh Barat Daya, tepatnya di Pulau Sabang. Festival ini pertama kali diluncurkan pada 2022 dengan tujuan menonjolkan potensi alam dan budaya Sabang sebagai destinasi ekowisata dan adventure tourism. Sejak peluncuran pertama, PSAF telah menarik peserta dari berbagai provinsi, bahkan beberapa tim internasional, menandakan pertumbuhan signifikan dalam citra pariwisata wilayah ini.

Komitmen Pemerintah Kota Sabang dalam Menyokong PSAF 2026

Wakil Wali Kota Sabang, Drs. Suradji Junus, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kota Sabang dalam persiapan PSAF 2026. Pada pertemuan pra‑kegiatan yang dihadiri oleh Ketua Panitia, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan sektor usaha, Suradji menekankan pentingnya persiapan yang “matang, profesional, dan terukur”. Ia menambahkan, “Festival ini bukan sekadar acara hiburan, melainkan peluang strategis untuk memulihkan daya beli masyarakat dan memperkuat citra Sabang di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.”

Sinergi Antara Panitia, OPD, dan Stakeholder Lokal

Keuchik Gampong Paya Seunara, Azhar bin Abdul Wahab, memaparkan progres teknis yang telah dicapai, antara lain penyelesaian lintasan adventure, pembangunan zona finish road race sepeda, serta pembentukan tim kerja khusus untuk logistik, keamanan, dan promosi. Dalam rapat bersama Wakil Wali Kota, panitia menegaskan bahwa dukungan sponsor dan alokasi anggaran OPD menjadi faktor kunci keberhasilan.

  • Pembentukan Tim Kerja: Tim keamanan (Polri & Satpol PP), tim medis, tim transportasi, dan tim pemasaran.
  • Kolaborasi Sponsor: Perusahaan energi, produsen perlengkapan outdoor, serta bank daerah.
  • Keterlibatan OPD: Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial.

Jadwal Acara Utama PSAF 2026

Hari & TanggalKegiatanLokasi
Senin, 5 Agustus 2026Pembukaan Resmi & Parade BudayaLapangan Merdeka, Sabang
Selasa, 6 Agustus 2026Road Race Sepeda (30 km)Rute Pantai Lampuuk – Puncak Tanjung Balai
Rabu, 7 Agustus 2026Adventure Trail (Mountain Biking & Hiking)Area Puncak Gajah
Kamis, 8 Agustus 2026Turnamen Catur & Seni PertunjukanBalai Kesenian Sabang
Jumat, 9 Agustus 2026Pameran UMKM dan Kuliner LokalLapangan Olah Raga
Sabtu, 10 Agustus 2026Penutupan & PenghargaanLapangan Merdeka

Keterlibatan UMKM dan Peran Sponsor

Suradji menekankan bahwa festival harus menjadi ajang promosi produk lokal. Oleh karena itu, panitia telah mengalokasikan 30% total stand pameran bagi UMKM yang menghasilkan barang kerajinan, pakaian tradisional, serta makanan khas Sabang seperti kerupuk ikan dan kopi Arabika. Sponsor utama, antara lain PT. Energi Nusantara dan Bank Aceh, menyediakan dana operasional, peralatan keselamatan, serta hadiah uang tunai bagi pemenang kompetisi.

Dampak Ekonomi dan Sosial yang Diharapkan

Berikut beberapa proyeksi dampak yang telah dihitung oleh Dinas Pariwisata Sabang:

  • Peningkatan kunjungan wisatawan: diperkirakan naik 25% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan estimasi 12.000 wisatawan domestik dan 1.500 wisatawan mancanegara.
  • Pendapatan UMKM: potensi omzet tambahan mencapai Rp 4,2 miliar selama lima hari festival.
  • Penciptaan lapangan kerja temporer: sekitar 150 posisi tenaga kerja harian untuk keamanan, kebersihan, dan logistik.
  • Promosi citra daerah: peningkatan awareness di media sosial nasional, diperkirakan tercapai 1,8 juta impressions.

Secara jangka panjang, keberhasilan PSAF 2026 diharapkan menjadi katalisator bagi pengembangan paket wisata adventure yang terintegrasi dengan konservasi lingkungan, khususnya dalam rangka melestarikan terumbu karang dan hutan bakau di sekitar Pulau Sabang.

Kronologi Persiapan PSAF 2026

  1. Juli 2024 – Penetapan tema & konsep festival.
  2. September 2024 – Pembentukan panitia inti dan pembagian sub‑komite.
  3. Februari 2025 – Pengajuan proposal ke pemerintah provinsi dan sponsor utama.
  4. Juni 2025 – Finalisasi lintasan adventure dan perizinan keamanan.
  5. Desember 2025 – Mulai promosi pra‑event via media lokal dan digital.
  6. 13 Juli 2026 – Pertemuan pra‑kegiatan dengan Wakil Wali Kota, OPD, dan stakeholder.
  7. Agustus 2026 – Pelaksanaan PSAF 2026.

Implikasi Kebijakan dan Rekomendasi Ke Depan

Pengalaman PSAF 2026 dapat menjadi dasar kebijakan strategis bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya untuk memperkuat sektor pariwisata berbasis alam. Rekomendasi utama meliputi:

  • Pengembangan infrastruktur transportasi (pelabuhan, bandara, dan jalan akses) yang terintegrasi dengan rute festival.
  • Peningkatan kapasitas pelatihan bagi pelaku UMKM dalam pemasaran digital.
  • Penerapan standar keamanan dan penanganan darurat yang sesuai standar internasional.
  • Pembentukan dana khusus destinasi (Destination Development Fund) yang didanai sebagian dari pendapatan festival.

Penutup Naratif

Dengan dukungan solid dari Pemerintah Kota Sabang, sinergi yang terjalin antara panitia, OPD, serta komunitas lokal, PSAF 2026 tidak sekadar menjadi agenda tahunan. Festival ini menjadi momentum transformasi ekonomi, sosial, dan budaya bagi pulau yang selama ini dikenal sebagai gerbang selat Malaka. Jika persiapan yang matang ini dijalankan sebagaimana rencana, Sabang berpotensi muncul kembali sebagai destinasi unggulan adventure tourism di Asia Tenggara, membuka pintu bagi peluang investasi, pelestarian lingkungan, dan kebanggaan warga setempat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup