Unija Sumenep Kirim Mahasiswa Terbaik ke Peksimida Jatim Tahun 2026

Unija Sumenep Kirim Mahasiswa Terbaik ke Peksimida Jatim Tahun 2026

Plat Merah – Sumenep – Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep kembali membuktikan komitmen institusinya dalam mengembangkan potensi seni mahasiswa melalui partisipasi aktif di Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Timur 2026. Tahun ini, Unija mengirimkan delegasi terbaiknya untuk berkompetisi di delapan cabang lomba seni, termasuk membaca puisi, monolog, dan desain grafis. Kesiapan delegasi ini tidak hanya hasil dari seleksi ketat, tetapi juga proses pembinaan intensif yang berlangsung selama beberapa bulan.

Latar Belakang Peksimida Jatim

Peksimida Jatim adalah ajang bergengsi yang diadakan setiap tahun untuk memperkaya ekosistem seni mahasiswa di Jawa Timur. Acara ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga jembatan kolaborasi antarlembaga pendidikan dalam mempromosikan nilai-nilai kreativitas, inovasi, dan keberagaman budaya. Pada 2026, acara ini kembali menjadi sorotan karena jumlah peserta yang meningkat seiring popularitasnya sebagai platform pengembangan soft skill mahasiswa.

Persiapan Intensif Delegasi Unija

Pembina UKM Unija, Isyanto, yang juga menjabat sebagai koordinator Peksimida Jatim, mengungkapkan bahwa persiapan delegasi kali ini melibatkan pelatihan teknis, workshop artistik, dan simulasi kompetisi. “Kami memastikan setiap mahasiswa tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan mental juara dan penguasaan materi lomba,” ujarnya. Proses seleksi dilakukan secara transparan, melibatkan dosen dan seniman lokal untuk menilai potensi peserta.

Cabang LombaLokasi PenyelenggaraanTanggal Pelaksanaan
Menyanyi PopUniversitas Brawijaya8-9 Juli 2026
Menyanyi DangdutUniversitas Brawijaya8-9 Juli 2026
Penulisan CerpenUniversitas Negeri Malang9 Juli 2026
Desain GrafisInstitut Teknologi Sepuluh Nopember10 Juli 2026

Dampak Strategis Peksimida Jatim

Peksimida Jatim memiliki dampak strategis yang melampaui kompetisi formal. Bagi Unija Sumenep, acara ini menjadi ajang pameran reputasi institusi di tingkat regional. Selain itu, mahasiswa yang berpartisipasi mendapatkan pengalaman berharga, termasuk eksposur pada industri kreatif, pembentukan jaringan nasional, dan peningkatan rasa percaya diri.

  • Penguatan Branding Universitas: Prestasi delegasi Unija di Peksimida Jatim dapat meningkatkan visibilitas universitas di luar Madura.
  • Pengembangan Soft Skill Mahasiswa: Proses persiapan lomba melatih manajemen waktu, kerja tim, dan presentasi publik.
  • Kolaborasi Antarlembaga: Acara ini mempererat hubungan antara universitas di Jawa Timur untuk berbagi sumber daya pendidikan.

Prospek Jangka Panjang

Menurut analisis ahli pendidikan, keberlanjutan Peksimida Jatim bergantung pada dukungan dana dari pemerintah daerah dan swasta. “Jika diberikan anggaran yang memadai, acara ini bisa menjadi model pembelajaran seni berbasis kompetensi bagi kampus lain,” kata Isyanto. Ia juga memprediksi bahwa cabang lomba seperti desain dan penulisan puisi akan menjadi bidang yang terus berkembang di era digitalisasi pendidikan.

Dengan optimisme tinggi dan persiapan matang, Unija Sumenep optimis dapat meraih prestasi yang mengharumkan nama kampus di Peksimida Jatim 2026. Kepala Universitas Wiraraja, Dr. Suryadi, menekankan bahwa keikutsertaan di acara ini adalah bagian dari visi institusi untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga berdaya saing di pasar global.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup