Mahasiswa STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Perkuat Kiprah Akademik di Ajang SeiBa International Festival

Mahasiswa STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Perkuat Kiprah Akademik di Ajang SeiBa International Festival

Latar Belakang Kiprah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Plat Merah – Sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi Islam di Aceh, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh terus menunjukkan komitmen dalam membentuk generasi muda yang unggul secara akademik dan berbudi luhur. Pada Juli 2026, institusi ini tercatat sebagai peserta aktif dalam SeiBa International Festival, sebuah ajang prestisius yang diselenggarakan oleh UIN Imam Bonjol Padang. Acara ini bukan sekadar lomba, tetapi menjadi wadah penting untuk menjalin silaturahmi akademik dan budaya antarbangsa.

Profil SeiBa International Festival 2026

Dilangsungkan di kampus 3 UIN Imam Bonjol Sungai Bangek dari 7 hingga 10 Juli 2026, SeiBa International Festival kali ini menarik perhatian 496 peserta dari delapan negara. Ajang ini menampilkan sepuluh cabang lomba yang menggabungkan aspek keagamaan, seni, dan kreativitas. Tema tahun ini, “Sustainability from Nusantara to Global Harmony” membawa pesan kuat tentang pentingnya menjaga harmoni global melalui kearifan lokal.

Cabang LombaPeserta STAIN Teungku Dirundeng
MTQ3 orang
MSQ2 orang
Puisi1 orang
Monolog1 orang
Film Pendek1 tim
Seminar Kebudayaan2 delegasi

Kronologi Keterlibatan STAIN Teungku Dirundeng

  1. Januari 2026: Seleksi internal mahasiswa berdasarkan prestasi akademik dan bakat seni.
  2. Maret 2026: Pelatihan intensif selama dua bulan di bawah bimbingan dosen dan praktisi.
  3. Juni 2026: Uji coba performa dengan simulasi lomba internasional.
  4. 7-10 Juli 2026: Pengiriman kontingen ke Padang untuk mengikuti SeiBa International Festival.

Dampak Strategis bagi Pendidikan Islam

Keterlibatan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh dalam ajang ini memiliki dampak multidimensi. Dari sisi akademik, keikutsertaan ini memperkuat citra institusi sebagai pusat pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan kompetitif. Di tingkat regional, partisipasi ini memperkuat koneksi antara Aceh dan Sumatera Barat dalam ranah pendidikan.

Perspektif Internasional

  • Membuka peluang kolaborasi riset antaruniversitas dengan partisipan dari Malaysia, Singapura, dan Brunei.
  • Meningkatkan visibilitas budaya Aceh di kancah internasional melalui karya seni dan kebudayaan.
  • Mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui pengalaman langsung.

Perbandingan dengan Edisi Sebelumnya

TahunJumlah PesertaNegara PesertaCabang Lomba
202332058
202441069
2025450710
2026496810

Visi Jangka Panjang

Kehadiran STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh di SeiBa International Festival tidak sekadar untuk memperoleh prestasi sementara. Wakil Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Khairuddin Hasan menegaskan, “Inilah wujud nyata dari proses pembinaan holistik yang kami lakukan sejak mahasiswa duduk di bangku kelas. Kami percaya bahwa pendidikan tidak hanya tentang nilai ujian, tetapi juga tentang kemampuan menghadapi tantangan dunia nyata.”

Dengan tema “Sustainability from Nusantara to Global Harmony”, SeiBa International Festival 2026 menunjukkan bahwa pendidikan Islam modern mampu menjadi jembatan antara nilai kearifan lokal dengan dinamika global. Kiprah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh di ajang ini menjadi bukti konkret bahwa Aceh siap memainkan peran penting dalam pembangunan kemanusiaan yang berkelanjutan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup