Tangis Juara Pramuka Asal Ende Nyaris Gagal ke Jambore Nasional, Tak Ada Biaya

Tangis Juara Pramuka Asal Ende Nyaris Gagal ke Jambore Nasional, Tak Ada Biaya

PlatMerah.com, Ende – Sebanyak 47 anggota Pramuka asal Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), sempat nyaris gagal mengikuti Jambore Nasional di Cibubur, Jakarta, karena terkendala biaya keberangkatan. Kejadian ini menjadi sorotan setelah video tangisan para peserta berprestasi usai penutupan Jambore Daerah (Jamda) X Gerakan Pramuka NTT viral di media sosial.

Kendala Biaya dan Reaksi Publik

<pDalam video yang beredar, para anggota Pramuka tampak menangis sambil memeluk Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka NTT, Sinun Petrus Manuk. Mereka mengungkapkan ketidakmampuan untuk mengikuti Jambore Nasional akibat tidak memiliki biaya tiket dan transportasi.

Seorang siswi dengan suara haru berkata, “Bapak, kami mau ikut Jambore, tolong kami.” Hal ini membuat Sinun berurai air mata dan menyerukan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Ende agar memberikan perhatian pada situasi mereka.

Proses Persiapan dan Hambatan

Sinun menjelaskan bahwa momen tersebut terjadi saat penutupan Jamda X di Bumi Perkemahan Fatubena, Kota Kupang, pada 2 Agustus 2026. Administrasi peserta, termasuk pendaftaran daring dan pembayaran iuran sekitar Rp 40 juta, telah diselesaikan. Namun, keterbatasan anggaran membuat kontingen Ende tidak bisa langsung melanjutkan perjalanan ke Jambore Nasional.

Biaya total keberangkatan diperkirakan mencapai Rp 150 juta. Pemerintah Kabupaten Ende memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta, sementara kekurangan dana sekitar Rp 50 juta dipenuhi melalui gotong royong orang tua peserta, sekolah, gugus depan, serta pihak lain yang tergerak membantu.

Peran Pemerintah dan Dukungan Masyarakat

Sinun mengungkapkan bahwa berbagai pihak, termasuk Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Menteri Pemuda dan Olahraga, ikut memberikan perhatian dan mendesak agar peserta tidak ketinggalan Jambore Nasional.

Setelah kembali ke Ende, kontingen juga menghadapi kendala tiket kapal. Kwarda NTT berkoordinasi dengan PT Pelni untuk memastikan tiket keberangkatan dari Maumere tersedia sehingga perjalanan ke Jakarta dapat dilanjutkan.

Keberangkatan dan Harapan

Akhirnya, sebanyak 47 anggota Pramuka asal Ende berhasil berangkat ke Jambore Nasional bersama rombongan Kwarda NTT yang berjumlah total 756 peserta. Sinun berharap para peserta dapat menjaga nama baik daerah dengan menjaga kesehatan, kekompakan, serta mempromosikan budaya NTT selama kegiatan nasional tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup