Koalisi Buruh Bantah Klaim Said Iqbal soal Tidak Ada Demo Agustus-September
PlatMerah.com, Jakarta – Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) secara tegas membantah pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, yang menyatakan tidak akan ada demonstrasi buruh pada Agustus-September 2026. Pernyataan ini disampaikan oleh Andi Gani Nena Wea, perwakilan KBPBI, usai pertemuan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Jakarta Selatan pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Bantahan Terhadap Klaim Said Iqbal
Andi Gani menegaskan bahwa klaim Said Iqbal tidak berdasar karena Said Iqbal bukan bagian dari Koalisi Besar Buruh. Menurutnya, sekitar 90 persen kekuatan buruh berada di bawah koalisi tersebut, sehingga pernyataan Said Iqbal tidak mewakili suara mayoritas buruh.
“Ada pernyataan penasihat khusus presiden bahwa aksi buruh tidak akan terjadi Agustus-September. Koalisi Besar Buruh menyatakan penolakan klaim pihak saudara Said Iqbal karena tidak ada Iqbal dalam bagian kami,” ujar Andi Gani.
Dialog dan Potensi Aksi
Meski menolak klaim tersebut, KBPBI menyatakan tetap menyalurkan tuntutannya melalui jalur dialog. Namun, mereka juga tidak menutup kemungkinan untuk melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran jika diperlukan. Andi Gani menjamin bahwa apabila aksi tersebut dilakukan, akan berlangsung tertib, aman, dan damai sesuai dengan hak warga negara yang dijamin oleh undang-undang.
“Kami akan tetap melanjutkan jalur diplomasi dan apabila di satu titik kami harus melakukan aksi yang tertib walaupun besar-besaran. Kami jamin akan tetap aman dan damai karena hak menjalankan pendapat adalah dijamin undang-undang,” tambahnya.
Respon Kapolri terhadap Koalisi Buruh
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan keterangan pers setelah berdialog dengan KBPBI di Jakarta Selatan. Pertemuan ini menunjukkan upaya pemerintah dan aparat keamanan untuk menjalin komunikasi yang konstruktif dengan elemen buruh, guna menjaga kondusivitas dan mengantisipasi potensi konflik sosial terkait isu ketenagakerjaan.
Signifikansi Pernyataan Ini
Pernyataan dan bantahan yang muncul ini penting untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai dinamika gerakan buruh di Indonesia pada periode Agustus hingga September 2026. Dengan adanya dialog antara pemerintah dan Koalisi Besar Buruh, diharapkan dapat tercapai solusi yang konstruktif bagi kesejahteraan buruh tanpa mengabaikan hak mereka untuk menyampaikan aspirasi secara damai.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













