Sosok Ahmad Nasuhi, Sopir Fortuner Tabrak 2 Motor dan Angkot di Cinde Palembang hingga 1 Orang Tewas
Plat Merah – Palembang – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di bawah Stasiun LRT Cinde, Palembang, pada Jumat (5/6) sore. Sosok Ahmad Nasuhi, sopir Fortuner tabrak 2 motor dan angkot di Cinde Palembang hingga 1 orang tewas, menjadi sorotan publik setelah insiden beruntun yang merenggut nyawa dua orang. Mobil Toyota Fortuner bernomor polisi BG 1857 UP yang dikemudikan Ahmad Nasuhi (57), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), melaju dari arah Simpang Famous menuju Simpang Charitas. Setibanya di lokasi kejadian, mobil tersebut menabrak sepeda motor Honda BeAT BG 4423 ABN yang dikendarai M. Abi (22).
Tak berhenti di situ, Fortuner terus melaju dan kembali menabrak sepeda motor Honda BeAT BG 4241 ADC yang ditumpangi Devi Yanto (39) bersama istrinya Nariratih (33) dan balita Abilyansyah Wijaya (3). Setelah menghantam dua motor, mobil tersebut akhirnya menabrak angkutan kota (angkot) BG 1031 IM yang dikemudikan Ahmad Ridwan (53). Akibat tabrakan keras, Devi Yanto meninggal dunia di Rumah Sakit Charitas Palembang karena luka berat, sementara Ahmad Ridwan mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) pada Jumat malam. Dengan demikian, total korban tewas menjadi dua orang.
Polisi masih mendalami penyebab kecelakaan. Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang Iptu Hermanto mengungkapkan bahwa Ahmad Nasuhi mengaku panik dan salah menginjak pedal rem. “Dia bilang mau injak rem malah terinjak pedal gas. Jadi mobilnya terus melaju dan menabrak beberapa kendaraan lain,” ujarnya. Sosok Ahmad Nasuhi, sopir Fortuner tabrak 2 motor dan angkot di Cinde Palembang hingga 1 orang tewas, kini masih menjalani pemeriksaan intensif. Statusnya berpotensi ditingkatkan menjadi tersangka setelah gelar perkara.
Korban luka lainnya, M. Abi mengalami luka lecet di kaki dan nyeri pinggang, sementara Nariratih dan Abilyansyah masih dirawat di rumah sakit. Kecelakaan ini memicu kemarahan warga karena diduga pengemudi ugal-ugalan. Namun, polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi. Sosok Ahmad Nasuhi, sopir Fortuner tabrak 2 motor dan angkot di Cinde Palembang hingga 1 orang tewas, menjadi pusat perhatian karena latar belakangnya sebagai ASN. Publik menuntut transparansi proses hukum.
Hingga berita ini diturunkan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan akan melakukan rekonstruksi. Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara. Sosok Ahmad Nasuhi, sopir Fortuner tabrak 2 motor dan angkot di Cinde Palembang hingga 1 orang tewas, diharapkan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Semoga keluarga korban diberi ketabahan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










