Gelar RUPST, Aneka Tambang (ANTM) Putuskan Tebar Dividen Tunai Rp 5,05 Triliun dan Rombak Jajaran Direksi

Gelar RUPST, Aneka Tambang (ANTM) Putuskan Tebar Dividen Tunai Rp 5,05 Triliun dan Rombak Jajaran Direksi

Plat MerahJakarta – PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Rabu (10/6/2026) di Jakarta. Dalam agenda utama, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 5,05 triliun, yang setara dengan 70% dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini menegaskan komitmen Antam dalam memberikan imbal hasil optimal kepada pemegang saham. Selain itu, RUPST juga merombak susunan direksi dan komisaris perseroan untuk memperkuat strategi bisnis ke depan. Gelar RUPST, Aneka Tambang (ANTM) putuskan tebar dividen tunai Rp 5,05 triliun [titlebase] menjadi sorotan utama para investor dan pelaku pasar.

RUPST yang digelar secara hybrid ini dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili lebih dari 70% total saham beredar. Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, dalam konferensi pers daring menyampaikan bahwa dividen tunai tersebut akan dibayarkan pada 30 Juli 2026. “Kami bersyukur kinerja keuangan tahun 2025 yang solid memungkinkan Antam untuk membagikan dividen yang signifikan. Ini adalah bentuk apresiasi kepada pemegang saham atas dukungan mereka,” ujar Untung. Gelar RUPST, Aneka Tambang (ANTM) putuskan tebar dividen tunai Rp 5,05 triliun [titlebase] juga mencerminkan optimisme perusahaan dalam menjaga profitabilitas.

Perombakan susunan direksi menjadi agenda penting lainnya. RUPST menyetujui pemberhentian dengan hormat M. Rudy Salahuddin Ramto sebagai Komisaris Perseroan terhitung sejak 19 Desember 2025, serta I Dewa Wirantaya sebagai Direktur Pengembangan Usaha sejak ditutupnya RUPS. Selain itu, Arianto Sabtonugroho Rudjito diberhentikan dari jabatan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko. Sebagai pengganti, pemegang saham mengangkat Aryanto Wibowo sebagai Komisaris baru. I Dewa Wirantaya dialihkan menjadi Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir, sementara Arini Kasmira diangkat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Perubahan nomenklatur jabatan juga dilakukan. Hartono yang semula menjabat Direktur Operasi dan Produksi kini menjadi Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral. Ratih Dewihandajani dari Direktur Sumber Daya Manusia menjadi Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi. Handi Sutanto dari Direktur Komersial menjadi Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial. “Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas organisasi dan mendukung target pertumbuhan jangka panjang,” tambah Untung. Gelar RUPST, Aneka Tambang (ANTM) putuskan tebar dividen tunai Rp 5,05 triliun [titlebase] menjadi momentum bagi Antam untuk memperkuat fundamental bisnis.

Analis menilai langkah Antam ini positif. Dividen besar menunjukkan kinerja keuangan yang kuat, sementara perombakan direksi menandakan keseriusan dalam transformasi bisnis, terutama di sektor hilirisasi. Dengan fokus pada pengelolaan sumber daya mineral dan strategi korporasi, Antam optimistis dapat meningkatkan nilai tambah bagi pemegang saham. Investor diharapkan menyambut baik keputusan ini, yang tercermin dalam pergerakan harga saham ANTM di Bursa Efek Indonesia.

Secara keseluruhan, RUPST ini menandai babak baru bagi Antam. Dengan dividen jumbo dan jajaran direksi yang segar, perusahaan siap menghadapi tantangan industri pertambangan. Pemegang saham pun menanti realisasi dividen pada akhir Juli mendatang. Ke depan, Antam berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup