Davina Karamoy Ternyata Juga Jadi Korban Hanania, Rugi Ratusan Juta Rupiah
Plat Merah – Davina Karamoy ternyata juga jadi korban Hanania, rugi ratusan juta rupiah. Aktris berusia 23 tahun ini mengaku telah menyetor uang muka pendaftaran Haji Plus sebesar 10.000 dolar AS atau sekitar Rp164 juta untuk dirinya dan sang ibunda, yang kini terancam tidak dapat digunakan. Pengakuan tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Davina, Yulius Irawansyah, usai pemeriksaan kliennya sebagai saksi di Polda Metro Jaya, Kamis (18/6/2026).
Davina Karamoy ternyata juga jadi korban Hanania, rugi ratusan juta rupiah, bukan sekadar menjadi endorser. Dalam pemeriksaan yang berlangsung sekitar enam jam dengan 30 pertanyaan, Davina mengungkap bahwa ia pertama kali dihubungi oleh seorang karyawan Hanania bernama Adit yang menawarkan kerja sama keberangkatan umrah. Davina pun tertarik karena melihat banyak review positif dan teman-teman artis yang pernah diberangkatkan.
Davina Karamoy ternyata juga jadi korban Hanania, rugi ratusan juta rupiah, setelah ia dan ibunda mendaftar program Haji Plus. “Klien saya ini dengan orang tuanya sudah mendaftar haji di Hanania dan sudah bayar uang mukanya. Dengan kondisi seperti ini, klien saya ini termasuk korban, karena sudah pasti akan sulit untuk diberangkatkan dengan uang muka yang sudah dibayar,” ujar Yulius.
Selain Davina, penyidik Polda Metro Jaya juga memanggil sembilan artis lainnya terkait kasus dugaan penipuan perjalanan umrah dan haji Hanania Travel. Mereka diperiksa untuk mendalami hubungan kerja sama promosi dan aktivitas yang pernah dilakukan dengan travel tersebut. Davina sendiri mengaku mendapat uang saku Rp10 juta setiap keberangkatan umrah, namun uang tersebut sudah dikembalikannya ke penyidik.
Davina menceritakan bahwa ia telah dua kali berangkat umrah bersama Hanania Travel, yaitu pada tahun 2024 dan 2025. Ia mengaku tidak pernah secara langsung mempromosikan biro perjalanan tersebut, melainkan hanya membuat konten daily story selama perjalanan yang diunggah di Instagram pribadinya. Kerja sama itu dilakukan berdasarkan kontrak tertulis antara Davina dan Hanania.
Kasus ini menambah daftar panjang korban Hanania Group yang diduga menipu ribuan jamaah. Davina Karamoy ternyata juga jadi korban Hanania, rugi ratusan juta rupiah, dan kini harus merelakan dana yang telah disetorkan. Penyidik masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap aliran dana dan mencari bukti-bukti lebih lanjut.
Dalam industri travel umrah dan haji, kepercayaan menjadi modal utama. Kasus Hanania Travel menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih biro perjalanan ibadah. Davina Karamoy ternyata juga jadi korban Hanania, rugi ratusan juta rupiah, dan ia berharap kasus ini segera tuntas agar keadilan bisa ditegakkan bagi seluruh korban.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










