Bareskrim Gerebek Five Star Denpasar, Tangkap 53 Orang, Manajemen Terlibat?
PlatMerah.com, Denpasar – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri melakukan penggerebekan di tempat hiburan malam Five Star yang berlokasi di Jalan Mahendradatta, Denpasar, Bali. Operasi ini mengungkap dugaan peredaran narkotika yang diduga melibatkan pihak manajemen tempat tersebut.
Penggerebekan berlangsung pada Jumat dini hari, 7 Agustus 2026, sekitar pukul 00.40 WITA. Tim gabungan dari Subdit IV dan Satgas NIC berhasil mengamankan 53 orang yang terdiri dari tersangka dan saksi serta menyita berbagai jenis narkotika sebagai barang bukti.
Pengungkapan Kasus dan Peran Manajemen
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menyampaikan bahwa peredaran narkoba di Five Star diduga dilakukan dengan keterlibatan pihak manajemen. Penyelidikan masih berlangsung untuk mendalami peran masing-masing individu yang diamankan dalam operasi tersebut.
“Tim masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para tersangka dan saksi untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai kasus ini,” ujar Brigjen Eko Hadi Santoso.
Konteks Keamanan di Bali
Kasus ini menjadi perhatian serius di tengah sejumlah peristiwa keamanan lain di Bali, seperti ancaman bom palsu di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Ancaman tersebut telah dipastikan palsu setelah dilakukan penelusuran oleh pihak bandara dan instansi terkait, sehingga operasional bandara tetap berjalan lancar dan aman.
Dampak dan Tindakan Lanjutan
Penggerebekan ini menunjukkan komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba di tempat hiburan malam, khususnya yang melibatkan oknum pengelola tempat tersebut. Penangkapan 53 orang diharapkan dapat memberikan efek jera dan meningkatkan keamanan di lingkungan hiburan malam di Bali.
Pihak berwenang akan terus memantau dan menindaklanjuti kasus ini hingga tuntas, termasuk melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap para tersangka dan saksi guna memastikan keadilan ditegakkan.
Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya peran serta masyarakat dan pengelola tempat hiburan dalam menjaga keamanan dan ketertiban agar Bali tetap menjadi destinasi wisata yang aman dan nyaman untuk semua.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










