Akun Instagram Pribadinya Disita Polisi, Selebgram Shella Saukia Pamit dan Sampaikan Kabar Lewat IG

Akun Instagram Pribadinya Disita Polisi, Selebgram Shella Saukia Pamit dan Sampaikan Kabar Lewat IG

Plat Merah – Akun Instagram pribadinya disita polisi, selebgram Shella Saukia pamit dan sampaikan kabar lewat IG secara mendadak pada Jumat (19/6/2026). Kabar mengejutkan ini langsung menyebar di kalangan penggemar setianya yang berjumlah lebih dari 4,4 juta pengikut. Shella Saukia, yang juga dikenal sebagai istri pengusaha Fitra Budiman, mengumumkan bahwa ia harus vakum sementara waktu dari platform tersebut karena akun @shellasaukiaofficial resmi diambil alih kepolisian untuk keperluan proses hukum yang tengah berjalan.

Penyitaan ini merupakan buntut dari kasus dugaan persekusi yang dilaporkan oleh dr. Samira Farahnaz, yang lebih dikenal dengan panggilan Dokter Detektif atau Doktif. Peristiwa bermula pada Januari 2025, saat Shella bersama timnya mendatangi Doktif yang sedang makan malam dengan Dokter Ika di sebuah restoran. Shella menuntut klarifikasi atas ulasan buruk yang diberikan Doktif terhadap produk skincare miliknya. Aksi tersebut bahkan disiarkan langsung melalui live streaming media sosial, sehingga memicu viral di kalangan warganet.

Merasa dirugikan secara psikologis dan reputasi, Doktif kemudian melaporkan Shella Saukia ke Polda Metro Jaya, Jakarta. Proses hukum yang terus bergulir akhirnya berujung pada tindakan tegas aparat dengan menyita akun Instagram pribadi Shella sebagai barang bukti digital. Imbas dari penyitaan ini, Shella yang akrab disapa Kak Shells mengaku kaget karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Namun, dalam unggahan terakhirnya, ia tampak pasrah dan menyampaikan rasa ikhlas atas kejadian tersebut.

“Ini adalah ujian untuk saya, saya ikhlas. Untuk sementara, kalian bisa mengikuti saya di akun @shellasaukia.co.id,” tulis Shella dalam unggahan perpisahannya. Akun Instagram pribadinya disita polisi, selebgram Shella Saukia pamit dan sampaikan kabar lewat IG menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak penggemar yang mengaku kehilangan dan mendoakan agar masalah hukum ini segera selesai.

Penyitaan akun dengan jumlah pengikut fantastis ini menegaskan bahwa konten di media sosial tidak lepas dari jeratan hukum. Pakar hukum siber menyebut bahwa akun media sosial dapat termasuk objek sita dalam perkara pidana jika di dalamnya terdapat bukti komunikasi atau unggahan yang menjadi alat kejahatan. Langkah polisi ini pun dinilai lumrah selama sesuai dengan prosedur dan mendapat penetapan dari pengadilan.

Sementara itu, dunia hiburan Tanah Air juga diramaikan oleh konflik hukum lain yang melibatkan presenter Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah. Ruben secara terbuka mendesak Sarwendah untuk menaati putusan pengadilan yang mengatur jadwal pertemuan dengan anak-anak mereka—tiga hari dalam seminggu bagi Ruben. Ia menegaskan bahwa kunci perdamaian sangat sederhana, yakni dengan mematuhi aturan yang sudah berkekuatan hukum tetap. Perseteruan ini terus memanas setelah Ruben menghentikan nafkah bulanan sebagai bentuk protes atas pembatasan akses pertemuan.

Kedua kasus ini menunjukkan bagaimana jalur hukum menjadi pilihan utama ketika konflik personal maupun bisnis di kalangan figur publik menemui jalan buntu. Di satu sisi, Shella Saukia harus kehilangan akun Instagram yang menjadi sumber penghasilan dan koneksi dengan penggemar; di sisi lain, Ruben Onsu berjuang mendapatkan haknya sebagai ayah. “Akun Instagram pribadinya disita polisi, selebgram Shella Saukia pamit dan sampaikan kabar lewat IG” menjadi bukti nyata bahwa popularitas tidak menjamin kebal terhadap dampak dari keputusan yang diambil di depan kamera.

Kini, para penggemar Shella Saukia beramai-ramai beralih ke akun barunya yang hanya memiliki beberapa ribu pengikut, sambil menanti perkembangan lebih lanjut dari pihak berwajib. Sementara itu, Doktif melalui kuasa hukumnya menyatakan siap menghadapi semua proses hukum dan berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi para pelaku usaha agar tidak main hakim sendiri dalam merespons kritik.

Publik pun menunggu langkah Shella selanjutnya. Apakah ia akan membuat akun baru yang lebih besar atau justru memilih untuk mundur dari dunia selebgram untuk sementara waktu. Yang jelas, kisah ini mengingatkan bahwa setiap tindakan di dunia digital memiliki konsekuensi nyata. Kasus ini pun menjadi trending di berbagai platform setelah kabar “Akun Instagram pribadinya disita polisi, selebgram Shella Saukia pamit dan sampaikan kabar lewat IG” menyebar cepat melalui tangkapan layar dan unggahan ulang dari akun-akun gosip.

Di tengah pusaran masalah, Shella tetap berusaha tegar. Dalam unggahan yang kini sudah tidak dapat diakses di akun utama, ia menyematkan kalimat motivasi bahwa setiap ujian pasti ada hikmahnya. “Terima kasih untuk semua doa dan dukungan. Nantikan kejutan selanjutnya dari saya di akun baru,” tulisnya sebelum benar-benar pamit. Kini, publik hanya bisa menunggu kelanjutan drama ini di meja hijau.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup