Kado HUT ke-25 Kota Pagaralam: Layanan Kesehatan Gratis di Besemah Expo, Dukung Aksesibilitas dan Edukasi Masyarakat

Kado HUT ke-25 Kota Pagaralam: Layanan Kesehatan Gratis di Besemah Expo, Dukung Aksesibilitas dan Edukasi Masyarakat

Latar Belakang dan Tujuan Kegiatan

Plat Merah – Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, merayakan ulang tahun ke-25 dengan inisiatif luar biasa. Sejak 2010, pemilihan tanggal 22-25 Juni sebagai HUT kota dirancang untuk menyoroti pembangunan berkelanjutan. Namun tahun ini, fokus beralih ke kesehatan masyarakat. Dengan angka prevalensi stunting 12,3% (2025) dan angka kematian ibu melahirkan 98 per 100.000 kelahiran hidup (BPS 2024), inisiatif ini menjadi strategis.

Layanan Kesehatan yang Ditawarkan

Rumah Sakit Daerah (RSD) Besemah menghadirkan paket komprehensif di stan eksposisi selama 4 hari:

LayananJumlah PelayanKapasitas Harian
Konsultasi Dokter Umum5 dokter150 orang
Spesialis (Saraf, THT, dll)7 spesialis80 orang
USG Kehamilan2 teknisi50 sesi
Donor Darah1 tim medis100 partisipan

Warga juga menerima edukasi nutrisi dari ahli gizi dan vaksinasi booster gratis. Sistem pendaftaran daring melalui aplikasi Sehat Kota mencatat 2.734 peminat dalam 3 hari pertama.

Kronologi Pelaksanaan

  • 22 Juni: Pembukaan resmi dengan protokol kesehatan ketat, 298 peserta terlayani
  • 23 Juni: Konsultasi spesialis THT mencapai 32 kasus, termasuk 5 kasus penyakit kandung kemih
  • 24 Juni: Donasi darah mencapai 87 unit, 7 di antaranya donor plasma konvalesen
  • 25 Juni: Penutupan dengan simulasi kegawatdaruran medis kepada 150 pelajar SMA

Dampak dan Implikasi Jangka Panjang

Direktur RSD Besemah, dr. Nanik Suwaji, menjelaskan: “Kami ingin menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak bisa hanya di rumah sakit. Melalui 25% anggaran APBD yang dialokasikan, kami ingin menjangkau masyarakat di berbagai lapisan.”

Analisis Kebijakan

  • Ekonomi Kesehatan: Potensi mengurangi biaya perawatan rumah sakit sebesar 15% di 2027
  • SDM Kesehatan: Pelatihan 50 tenaga kesehatan muda di stan ini
  • Partisipasi Sosial: 37% peserta adalah lansia yang sebelumnya jarang memeriksakan diri

Partisipasi Masyarakat dan Respons

Survei cepat oleh Tim Pemkot menunjukkan:

IndikatorHasil
Keberpuasan4,6/5 (skala 5)
Rekomendasi ke Kerabat91%
Insiden Dini Terdeteksi12 kasus diabetes, 8 hipertensi

Kritik konstruktif datang dari kalangan akademisi. Prof. Dian Susanti, ahli kesehatan masyarakat Unimed, mengatakan: “Format ini baik, tapi perlu dilanjutkan sebagai program rutin setiap 3 bulan. Jangan jadikan ini sekadar event tahunan.”

Peran RSD Besemah dalam Transformasi Pelayanan

Dengan angka kunjungan harian 250-300 pasien sebelum HUT, RSD Besemah sekarang mengeksplorasi model mobile clinic. Rekam medis elektronik yang dikembangkan selama event ini akan diintegrasikan ke sistem kesehatan nasional dalam Q3 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting. Dengan angka 6.200 kunjungan layanan primer di Sumatera Selatan per hari (Kemkes 2025), inovasi Pagaralam menawarkan model alternatif bagi daerah lain di Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup