Stephen Chow Bongkar Alasan Pilih Dilraba Dilmurat di Kung Fu Soccer: Bakat Alami dan Profesionalisme

Stephen Chow Bongkar Alasan Pilih Dilraba Dilmurat di Kung Fu Soccer: Bakat Alami dan Profesionalisme

Plat Merah – Stephen Chow, sutradara legendaris asal Hong Kong, kembali mencuri perhatian dunia perfilman lewat film terbarunya, Kung Fu Soccer. Setelah tujuh tahun hiatus, ia menghadirkan kisah perjuangan tim sepak bola putri Emei yang memadukan teknik bela diri dengan sepak bola. Namun, keputusan Stephen Chow memilih Dilraba Dilmurat sebagai pemeran utama sempat menuai tanda tanya. Aktris kelahiran Xinjiang ini dikenal lewat drama romantis, namun rekam jejak box office-nya dianggap kurang konsisten. Bagi Stephen Chow, hal itu bukanlah faktor penentu.

Dalam wawancara eksklusif, Stephen Chow mengungkapkan bahwa ia melihat bakat alami Dilraba yang luar biasa. “Baik adegan laga maupun akting, Dilraba sangat berbakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa meskipun jadwal syuting sangat ketat, Dilraba mampu beradaptasi dengan cepat dan menyelesaikan semua adegan dengan baik. “Aktingnya tidak pernah terlihat dipaksakan, tetapi di baliknya sangat tepat dan terpoles,” puji Stephen Chow.

Dilraba sendiri mengaku awalnya tidak percaya mendapat tawaran peran tersebut. “Proyek ini dirahasiakan dengan ketat. Saya baru percaya setelah Stephen Chow secara pribadi menghubungi saya,” katanya. Ia menganggap undangan itu sebagai kehormatan besar. Selama syuting, Dilraba menunjukkan profesionalisme tinggi. Stephen Chow memuji kemauannya untuk terus mengembangkan diri dan tidak pernah mengeluh meski harus mengulang adegan berkali-kali. “Setiap pengambilan gambar mengejutkan saya. Saya sering meminta satu kali lagi bukan karena dia belum baik, tapi karena saya yakin dia bisa memberikan yang lebih istimewa,” tutur Stephen Chow.

Film Kung Fu Soccer sendiri bukan sekuel langsung dari Shaolin Soccer (2001), melainkan spin-off dengan cerita baru. Kali ini, Stephen Chow mengangkat kisah tim sepak bola wanita Emei yang berjuang menembus turnamen Supreme Invincible Cup. Pertandingan sepak bola di film ini jauh dari realistis, dihiasi aksi kung fu dan komedi absurd khas Stephen Chow. Selain Dilraba, film ini dibintangi Zhang Xiaofei, Lay Zhang, serta penampilan spesial dari Carina Lau, Takeru Satoh, dan aktor Shaolin Soccer seperti Wong Yat-fei dan Lam Chi-cung.

Dalam dua hari penayangan di Tiongkok, Kung Fu Soccer berhasil meraup lebih dari 455 juta yuan (sekitar Rp1,21 triliun). Prestasi ini menjadikannya rilisan terbesar musim panas di Tiongkok. Antusiasme penonton dipicu oleh kerinduan akan gaya komedi khas Stephen Chow yang telah lama absen. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 Agustus 2026 melalui distributor Encore Films Indonesia.

Dilraba juga meluruskan rumor yang beredar tentang dirinya. Ia membantah kabar kenaikan berat badan 7 kg dan pembengkakan pergelangan kaki. “Saya hanya melakukan latihan pembentukan otot untuk meningkatkan koordinasi tubuh,” jelasnya. Ia memuji tim produksi yang sangat memperhatikan keselamatan para pemeran.

Keputusan Stephen Chow memilih Dilraba menunjukkan kejeliannya dalam menemukan bakat. Sepanjang kariernya, ia dikenal mampu mengubah aktor biasa menjadi ikon layar. Dengan Kung Fu Soccer, Stephen Chow kembali membuktikan bahwa bakat dan profesionalisme lebih penting daripada popularitas semata. Film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi tentang kerja keras dan semangat pantang menyerah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup