Terduga Pencuri Ayam yang Tewas di Bali Ternyata DPO Polres Badung, Ini Rekam Jejaknya

Terduga Pencuri Ayam yang Tewas di Bali Ternyata DPO Polres Badung, Ini Rekam Jejaknya

PlatMerah.com, TabananKD, terduga pencuri ayam yang tewas dikeroyok massa di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, ternyata merupakan buronan yang masuk daftar pencarian orang (DPO) Satreskrim Polres Badung. Ia telah diincar polisi karena terlibat dalam serangkaian aksi pencurian di wilayah Badung dan sekitarnya.

Ps Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, membenarkan bahwa KD merupakan DPO yang telah empat kali lolos dari penggerebekan. “Jajaran reskrim sudah melakukan penggerebekan di wilayah Desa Sidatapa, namun pelaku berhasil kabur,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).

Rekam Jejak Kriminal

KD memiliki catatan kriminal panjang. Ia pernah dipenjara pada 2018 karena kasus pencurian cengkih. Sepeda motor yang digunakannya saat beraksi di Tabanan dan kemudian dibakar massa diketahui merupakan hasil curian di Kabupaten Bangli pada 2019.

Selain itu, KD diduga menjadi dalang di balik sejumlah pencurian di Kabupaten Badung, termasuk pembobolan toko laptop di Abiansemal, pencurian di konter ponsel, dan pencurian ayam di Kecamatan Petang. Kasubsi PIDM Sihumas Polres Badung, Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari, menyatakan bahwa KD pernah menjadi Target Operasi (TO) Satreskrim Polres Badung. “Memang benar yang bersangkutan pernah menjadi TO kasus pencurian di wilayah hukum Polres Badung. Namun pada saat dilakukan penangkapan, yang bersangkutan melarikan diri,” katanya.

Kronologi Penangkapan yang Gagal

Polres Badung telah melakukan empat kali upaya penangkapan terhadap KD, namun selalu gagal karena pelaku lihai melarikan diri. Medan yang sulit di lapangan menjadi kendala utama. Bahkan, seorang anggota polisi dilaporkan mengalami luka-luka akibat terjatuh saat mengejar KD.

Peristiwa di Tabanan

Pada Jumat (24/7/2026) dini hari, KD tertangkap tangan saat mencuri ayam aduan milik IWAS (31) di Banjar Dinas Juwuk Legi. Warga yang mengetahui aksi tersebut langsung berdatangan dan mengeroyok KD hingga tewas. Massa yang emosi juga membakar sepeda motor yang digunakan KD. Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, membenarkan adanya laporan masyarakat sekitar pukul 02.00 Wita.

Meskipun KD telah tewas, pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan aksi kejahatannya. Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya penegakan hukum yang tegas dan perlunya masyarakat menyerahkan pelaku ke pihak berwajib.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup