Kemarau Melanda, Pemkab Muba Gelar Sholat Istisqo Serentak, Warga Diajak Introspeksi dan Jaga Alam

Kemarau Melanda, Pemkab Muba Gelar Sholat Istisqo Serentak, Warga Diajak Introspeksi dan Jaga Alam

PlatMerah.com, Sekayu – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Sholat Istisqo secara serentak di seluruh wilayah, termasuk di Kecamatan Babat Supat, sebagai upaya memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau yang melanda.

Pelaksanaan Sholat Istisqo di Babat Supat

Sholat Istisqo dilaksanakan di halaman Kantor Camat Babat Supat pada Senin, 7 September 2026, dengan menghadirkan Pengasuh Pondok Pesantren Al Mubarokah, KH Muhammad Siddiq, LC. Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar bersama sekaligus momentum bagi masyarakat untuk introspeksi dan meningkatkan kesadaran dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Pesan Camat Babat Supat

Camat Babat Supat, Musmulyadi, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sholat Istisqo ini berdasarkan arahan langsung dari Bupati Muba, H Toha Tohet, dan berlangsung serentak di seluruh kecamatan di Musi Banyuasin.

Menurut Musmulyadi, Sholat Istisqo tidak hanya sebagai sarana memohon pertolongan dan ampunan kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai momen refleksi atas berbagai tindakan manusia yang telah merusak alam.

“Kita harus menyadari kesalahan kita telah merusak alam. Kita ingin menguasai alam,” ujarnya. Musmulyadi mengajak masyarakat untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampun agar kondisi lingkungan kembali membaik.

Harapan dan Pesan Lingkungan

Musmulyadi berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremonial semata, melainkan menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan menjaga keseimbangan alam.

“Semoga dengan ikhtiar dan doa bersama ini, hujan segera turun dan kondisi lingkungan kembali membaik,” tambahnya.

Peserta Kegiatan

Kegiatan Sholat Istisqo tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain Kapolsek Babat Supat Iptu Dicky Haryadi Martadinata, S.E., CPHR, jajaran Kecamatan Babat Supat, Kantor Urusan Agama (KUA) Babat Supat, kepala desa se-Kecamatan Babat Supat, santri dari sejumlah pondok pesantren, kepala sekolah dari jenjang PAUD hingga SMASMK, serta perwakilan perusahaan setempat.

Konteks Kemarau dan Pentingnya Menjaga Alam

Musim kemarau yang melanda wilayah Musi Banyuasin memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Kondisi ini menuntut upaya bersama, baik dari pemerintah maupun masyarakat, untuk menjaga kelestarian alam agar keseimbangan lingkungan tetap terjaga dan bencana kekeringan dapat diminimalisir.

Pelaksanaan Sholat Istisqo menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual sekaligus pengingat pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga alam dan lingkungan demi keberlanjutan kehidupan di masa depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup