Pramono Soal Rembesan Tanggul di Muara Baru Tak Usah Khawatir Berlebihan
PlatMerah.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa rembesan air laut di tanggul kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, masih dalam kondisi terkendali dan masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan. Pernyataan ini disampaikan menyusul viralnya video yang menunjukkan rembesan air laut di sekitar tanggul tersebut.
Kondisi Rembesan di Muara Baru
Pramono menjelaskan bahwa rembesan yang terjadi bukan dalam skala besar, melainkan rembesan kecil yang memang ada. Fenomena ini terjadi karena permukaan air laut sempat mengalami kenaikan akibat air rob dalam beberapa hari terakhir. Namun, berdasarkan laporan terbaru, kondisi permukaan air laut di sekitar tanggul Muara Baru sudah mulai kembali normal.
Faktor Penyebab Rembesan
Menurut Gubernur, kenaikan permukaan air laut terjadi sebagai dampak dari fenomena air rob yang menyebabkan air laut meluap dan memengaruhi kawasan permukiman sekitar tanggul. Hal ini menyebabkan air merembes melalui sisi jalan atau tanggul, seperti yang terlihat dalam video viral tersebut.
Tindakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak mengabaikan kondisi tanggul di Muara Baru. Ia telah meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta untuk melakukan pengecekan dan pemantauan secara rutin guna mencegah kerusakan yang lebih serius.
- Melakukan pengecekan kondisi tanggul secara berkala.
- Memantau perkembangan rembesan air laut di sekitar tanggul.
- Menyiapkan langkah antisipatif agar kondisi tidak memburuk.
Kepala daerah ini menegaskan bahwa laporan yang diterima menunjukkan rembesan tersebut masih dalam batas aman dan tidak perlu menimbulkan kekhawatiran berlebihan di kalangan masyarakat.
Konteks dan Dampak
Video rembesan air laut yang viral di media sosial memperlihatkan air laut yang merembes melalui sisi jalan dekat Rumah Pompa Waduk Pluit di Muara Baru. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa rembesan semakin deras saat air laut pasang, sehingga membuat permukaan jalan menjadi licin dan berpotensi membahayakan aktivitas warga.
Penanganan cepat dan pemantauan intensif dari pemerintah diharapkan dapat mencegah terjadinya kerusakan tanggul yang lebih parah dan mengamankan kawasan permukiman dari risiko banjir rob.
Harapan Pemerintah dan Masyarakat
Dengan adanya pemantauan dan penanganan yang terus dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta, diharapkan masyarakat dapat tetap tenang dan waspada tanpa perlu merasa khawatir berlebihan. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga infrastruktur vital dan keselamatan warga di wilayah pesisir Jakarta Utara.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












