Mendagri Pastikan Data Kependudukan Jadi Basis Penyaluran Bansos di Biak

Mendagri Pastikan Data Kependudukan Jadi Basis Penyaluran Bansos di Biak

PlatMerah.com, Biak Numfor – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa pemanfaatan data kependudukan biometrik dari Dukcapil menjadi fondasi utama dalam menjamin akurasi penyaluran bantuan sosial (bansos) yang tepat sasaran di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Hal ini disampaikan dalam kunjungan kerja selama tiga hari di wilayah tersebut, mulai 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Data Kependudukan Sebagai Fondasi Penyaluran Bansos

Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya integrasi data kependudukan yang akurat dan terverifikasi guna mengatasi masalah ketidaktepatan sasaran bansos. Dengan sistem yang terintegrasi, pemerintah dapat menentukan dengan lebih tepat siapa yang berhak menerima bantuan sosial dan siapa yang tidak.

Fokus pemutakhiran data diarahkan pada masyarakat yang termasuk dalam desil 1 hingga desil 4, kelompok prioritas dalam program perlindungan sosial pemerintah. Pemanfaatan data biometrik ini diharapkan dapat meminimalkan kesalahan penyaluran serta menghilangkan data ganda, identitas fiktif, dan penerima yang tidak lagi memenuhi kriteria.

Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)

Biak Numfor menjadi salah satu daerah prioritas nasional untuk perluasan implementasi SPBE yang ditargetkan selesai sebelum pertengahan Agustus 2026. Mendagri mengajak seluruh perangkat daerah, aparat kampung, dan kader Posyandu untuk aktif mengawal proses pemutakhiran data yang dilakukan oleh tim teknis di lapangan.

Digitalisasi Bansos dan Kesiapan Pemerintah Daerah

Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Ditjen Dukcapil Muhammad Nuh Al Azhar memimpin kick-off meeting digitalisasi bansos bersama Pemkab Biak Numfor. Ia menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi bansos tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi terutama pada kualitas data kependudukan yang menjadi fondasi utama.

Dalam proses ini, agen pendamping yang bertugas di lapangan memegang peran penting untuk memastikan data yang dihimpun akurat, mutakhir, dan telah divalidasi. Data kependudukan yang dikelola Ditjen Dukcapil menjadi referensi identitas tunggal dan rujukan utama berbagai layanan publik, termasuk penyaluran bansos.

Upaya Penguatan Data dan Dukungan Teknis

Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dipadukan dengan verifikasi biometrik memungkinkan validasi penerima manfaat secara presisi. Ditjen Dukcapil juga memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui penyediaan data yang aman, pendampingan teknis, dan pemanfaatan Dashboard Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) untuk mendukung pemutakhiran data secara berkelanjutan.

Digitalisasi bansos diharapkan membangun ekosistem pelayanan publik yang berbasis satu data kependudukan, menghasilkan layanan yang cepat, tepat, efisien, transparan, dan akuntabel.

Pelatihan dan Dukungan untuk Agen Digitalisasi

Sebagai tindak lanjut kunjungan, Ditjen Dukcapil bersama Pemkab Biak Numfor menyelenggarakan kelas teknis bagi aparatur dari Dinas Dukcapil, Dinas Sosial, dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Puluhan peserta ditunjuk sebagai agen digitalisasi bansos dan mendapat pendampingan langsung dalam pengoperasian aplikasi pendaftaran calon penerima bantuan melalui telepon pintar.

Selain pelatihan, Ditjen Dukcapil menyerahkan dukungan teknis berupa perangkat VSAT Starlink berbasis satelit orbit rendah bumi, data by name by address (BNBA) yang telah dienkripsi beserta panduan dekripsinya, serta akses Dashboard SIAK untuk memantau dan memutakhirkan data kependudukan secara real time.

Signifikansi Pemanfaatan Data Kependudukan dalam Penyaluran Bansos

Penggunaan data kependudukan biometrik sebagai basis penyaluran bansos di Biak Numfor merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan mendukung percepatan digitalisasi layanan publik. Langkah ini juga menjadi upaya penting dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup