Marak Hoaks, Panglima TNI Minta Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

Marak Hoaks, Panglima TNI Minta Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

PlatMerah.com – Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal TNI Agus Subiyanto, mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh maraknya hoaks yang beredar di media sosial menjelang peringatan 17 Agustus 2026. Imbauan ini disampaikan dalam upaya menjaga ketenangan dan keamanan masyarakat di tengah informasi yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Imbauan Panglima TNI

Jenderal Agus Subiyanto menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap berita-berita yang belum jelas sumber dan kebenarannya, terutama yang berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan dan keresahan. Ia menyoroti isu yang kembali muncul tentang rencana aksi demo serupa dengan peristiwa Agustus tahun sebelumnya.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan mudah terprovokasi oleh beredarnya berita-berita di media sosial yang belum dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujar Agus usai rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Kondisi dan Upaya Pengamanan

Selain memberikan imbauan, Panglima TNI juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa. TNI telah dan akan terus melakukan patroli rutin di sejumlah wilayah untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa dan TNI sudah dan akan terus melaksanakan patroli di wilayah-wilayah untuk mengamankan masyarakat dan membuat rasa aman di masyarakat,” tambah Agus.

Maraknya Berita Hoaks

Panglima TNI menyoroti bahwa informasi palsu atau hoaks yang beredar tidak hanya soal aksi demonstrasi, tetapi juga terkait berbagai hal, termasuk isu yang menyangkut TNI sendiri. Penyebaran berita yang masif dan tidak dapat dipertanggungjawabkan ini menjadi salah satu tantangan utama dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan publik.

“Banyak berita hoaks yang beredar tentang TNI dan sebagainya. Jadi berita itu kan beredar sangat masif dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya menegaskan kembali agar masyarakat selalu berhati-hati dan tidak mudah terprovokasi.

Pesan untuk Masyarakat

  • Jangan langsung mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
  • Tetap tenang dan jalankan aktivitas sehari-hari dengan normal.
  • TNI akan terus melakukan pengamanan dan patroli untuk menjaga ketertiban dan keamanan.
  • Bijak dalam menggunakan media sosial dan verifikasi informasi sebelum mengambil sikap.

Imbauan ini menjadi penting mengingat potensi gangguan keamanan yang dapat timbul akibat penyebaran informasi bohong yang memicu keresahan masyarakat. Kesadaran kolektif untuk tidak terprovokasi diharapkan dapat menjaga stabilitas nasional menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup