Korban Meninggal Kapal Mutiara Sentosa 2 Didominasi Sesak Napas dan Tenggelam
PlatMerah.com, Surabaya – Kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya-Makassar, pada Minggu pagi di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur. Dari hasil identifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur, korban meninggal akibat kecelakaan ini didominasi oleh sesak napas dan tenggelam, bukan karena luka bakar.
Fakta Utama Kebakaran Kapal
KMP Mutiara Sentosa 2 mengalami kebakaran sekitar pukul 06.00-07.00 WIB saat berada di ujung utara Madura. Kapal tersebut mengangkut sekitar 250 orang penumpang. Komunikasi dengan nakhoda kapal terputus saat kejadian berlangsung.
Tim DVI Polda Jatim mengidentifikasi lima korban meninggal yang diterima di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya sejak Minggu hingga Senin. Seluruh korban berhasil diidentifikasi menggunakan data primer dan sekunder seperti sidik jari, gigi, rekam medis, visual, dan barang kepemilikan.
Identitas Korban Meninggal
- Sri Indratmo Wijaya (47), warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
- Siti Fatimah (57), warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
- Sari Sukoco (39), warga Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
- Rino Eka Putra (48), warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
- Yedi Hendrawan (63), warga Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Penyebab Kematian Korban
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jatim Komisaris Besar Wahono Edhi P. menyatakan bahwa tidak ada korban yang meninggal karena luka bakar. Sebagian besar korban mengalami sesak napas akibat menghirup asap sebelum melompat ke laut. Dalam kondisi kesadaran menurun, korban diduga tenggelam.
Beberapa korban lain yang melompat ke laut dalam keadaan selamat diduga tidak mampu berenang atau mempertahankan diri sehingga mengalami kelemasan, diperparah oleh banyaknya air laut yang tertelan. Oleh karena itu, penyebab utama kematian adalah tenggelam atau kelemasan setelah berada di laut.
Operasi Identifikasi dan Penanganan
Tim DVI merupakan gabungan dari berbagai instansi termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara, rumah sakit Bhayangkara, tim forensik Universitas Airlangga, PT Jasa Raharja, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Palang Merah Indonesia (PMI), dinas kesehatan, dan instansi terkait lainnya.
Operasi identifikasi korban masih berlangsung sampai dinyatakan selesai oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) atau BPBD. Polda Jatim juga membuka layanan informasi bagi keluarga korban melalui hotline tim DVI di nomor 085190447911.
Konteks dan Dampak
Kebakaran dan tenggelamnya KMP Mutiara Sentosa 2 menjadi peristiwa tragis yang menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat luas. Peristiwa ini juga menyoroti pentingnya keselamatan pelayaran dan kesiapsiagaan dalam penanganan kecelakaan di perairan.
Penanganan korban oleh tim DVI dan instansi terkait diharapkan dapat memberikan kepastian identitas dan membantu proses pemulihan bagi keluarga yang terdampak.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












