Menuju WBBM 2026, Kemenkum Babel Evaluasi Kesiapan Seluruh Pokja

Menuju WBBM 2026, Kemenkum Babel Evaluasi Kesiapan Seluruh Pokja

PlatMerah.com, Pangkalpinang – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung (Kemenkum Babel) terus memperkuat persiapan dalam menghadapi Desk Evaluasi Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026 yang akan dilakukan oleh Tim Penilai Nasional (TPN) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

Evaluasi dan Persiapan Menuju WBBM 2026

Persiapan tersebut dibahas secara intensif dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkum Babel, Johan Manurung, di Balai Pengayoman Kanwil Kemenkum Babel pada tanggal 13 Agustus 2026. Rapat dihadiri oleh sejumlah pejabat struktural dan para anggota Kelompok Kerja (Pokja) Zona Integritas menuju WBBM.

Johan Manurung menegaskan bahwa terpilihnya Kanwil Kemenkum Babel sebagai salah satu sampel dalam penilaian WBBM harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas kinerja, kedisiplinan, integritas, dan pelayanan publik secara menyeluruh.

Implementasi Nilai Integritas dan Pelayanan Prima

Menurut Johan, persiapan tidak hanya sebatas melengkapi dokumen administrasi atau menyiapkan paparan, tetapi yang paling penting adalah penerapan nilai integritas dan pelayanan prima dalam pelaksanaan tugas sehari-hari oleh seluruh ASN maupun Non-ASN.

Keberhasilan pembangunan Zona Integritas sangat bergantung pada komitmen dan keterlibatan seluruh pegawai. Oleh karena itu, setiap jajaran diminta memahami peran masing-masing serta memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Peran Kelompok Kerja (Pokja) dalam Proses Evaluasi

Setiap Tim Pokja WBBM memaparkan perkembangan terbaru serta tindak lanjut terhadap pemenuhan data dukung dan rekomendasi evaluasi sebelumnya. Pembahasan difokuskan pada penyempurnaan bahan paparan yang akan digunakan saat proses penilaian oleh Tim Penilai Nasional.

Diskusi juga menekankan pentingnya pemahaman bersama terkait pembangunan Zona Integritas, yang meliputi:

  • Manajemen perubahan
  • Penataan tata laksana
  • Penataan sistem manajemen sumber daya manusia
  • Penguatan akuntabilitas
  • Penguatan pengawasan
  • Peningkatan kualitas pelayanan publik

Johan meminta agar Pokja tidak hanya fokus pada administrasi, tetapi juga memastikan inovasi dan perubahan yang dilakukan memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan.

Makna Predikat WBBM bagi Kemenkum Babel

Predikat WBBM merupakan pengakuan atas organisasi yang mampu menghadirkan birokrasi bersih sekaligus memberikan pelayanan terbaik. Oleh karena itu, presentasi yang disampaikan harus sesuai dengan implementasi nyata yang telah berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Babel menyambut positif tahapan penilaian WBBM Tahun 2026 sebagai momentum untuk memperkuat sinergi antarunit kerja, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan menjaga keberlanjutan Reformasi Birokrasi.

Harapan dan Komitmen Kanwil Kemenkum Babel

Johan Manurung berharap persiapan yang dilakukan bersama dapat menghasilkan hasil terbaik sehingga Kanwil Kemenkum Babel mampu meraih predikat WBBM Tahun 2026. Lebih dari sekadar predikat, tujuan utama adalah menghadirkan pelayanan Kementerian Hukum yang berkualitas dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Dengan komitmen, kerja sama, dan konsistensi seluruh jajaran, kami optimistis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkas Johan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup