Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang

Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang

PlatMerah.com, Jakarta – Polda Metro Jaya akan segera melakukan proses autopsi ulang atau ekshumasi terhadap jasad Sutrimo, mantan kepala rumah tangga (karumga) dan tersangka kasus TPPU yang juga pernah menjadi asisten mantan JAM-Pidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah. Langkah ini diambil untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo yang hingga kini masih menjadi misteri dan menimbulkan tanda tanya di masyarakat.

Rencana Ekshumasi dan Autopsi Ulang

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa proses ekshumasi jasad Sutrimo akan dilakukan dalam waktu dekat. Tujuannya adalah guna mengetahui penyebab pasti kematian yang sebelumnya belum dapat dipastikan oleh penyidik. Proses ini juga telah mendapatkan izin dari pihak keluarga almarhum.

“Akan disegerakan (ekshumasi) guna mengetahui penyebab kematian,” ujar Kombes Budi Hermanto. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan persiapan untuk proses tersebut dan belum menentukan waktu pelaksanaannya secara pasti.

Latar Belakang Kasus dan Kematian Sutrimo

Sutrimo merupakan tersangka dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang terkait dengan mantan JAM-Pidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Ia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis, 23 Juli 2026, dan kemudian dinyatakan meninggal dunia di RS Muhammadiyah Taman Puring.

Kematian Sutrimo yang terjadi tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan Febrie Adriansyah terbongkar, memicu berbagai spekulasi dan desakan agar penyebab kematian dapat diungkap secara transparan dan ilmiah.

Reaksi dan Tuntutan dari Publik dan DPR

Komisi III DPR RI mengingatkan agar penanganan kematian Sutrimo dilakukan secara berbasis bukti ilmiah untuk memastikan kebenaran di balik peristiwa tersebut. Mereka juga mendesak kepolisian untuk segera mengungkap misteri kematian eks asisten Febrie Adriansyah dan membuka hasil penyelidikan kepada publik demi menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat.

Proses Penyelidikan Lanjutan

Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian Sutrimo. Autopsi ulang yang akan dilakukan diharapkan dapat memberikan data yang lebih lengkap dan akurat sehingga dapat menjawab berbagai pertanyaan yang selama ini muncul di masyarakat.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk menyelesaikan kasus dengan profesional dan memastikan bahwa semua fakta terkait kematian Sutrimo terungkap secara jelas dan objektif.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup