Pascakebakaran Gedung Bapenda, Pramono Pastikan Data Pajak DKI Tetap Aman

Pascakebakaran Gedung Bapenda, Pramono Pastikan Data Pajak DKI Tetap Aman

PlatMerah.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan data perpajakan DKI Jakarta tetap aman setelah kebakaran yang melanda Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat pada Jumat malam.

Kebakaran tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran atas keamanan data penting milik pemerintah provinsi. Namun, Pramono menjelaskan bahwa seluruh data perpajakan telah dicadangkan secara digital, sehingga kebakaran tidak berdampak pada keberlangsungan layanan perpajakan.

Penanganan Kebakaran dan Penyelamatan

Proses pemadaman api berlangsung sejak pukul 21.30 WIB hingga siang hari Minggu. Penanganan dinilai cepat dan profesional, dengan satu orang sempat terjebak di lantai 15 gedung namun berhasil diselamatkan dan mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Tarakan.

Kebakaran juga memengaruhi ruang pengendalian Dinas Perhubungan (Dishub) di lantai 16 yang digunakan untuk memonitor transportasi di Jakarta, termasuk pergerakan kendaraan VVIP.

Pengalihan Fungsi dan Pemulihan Sistem

Untuk menjaga kelancaran pengendalian transportasi, Pramono menyetujui pemindahan fungsi pengendalian ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di kawasan MT Haryono sebagai backup sementara.

Proses pemulihan dan pemindahan sistem ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan. Selama pemulihan, pengaturan lalu lintas dilakukan secara manual dengan penempatan petugas di persimpangan yang memerlukan pengawasan khusus.

Jaminan Layanan Perpajakan Tetap Berjalan

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan layanan perpajakan tetap berjalan lancar berkat sistem pencadangan digital. Selain itu, dua unit mobil pemadam kebakaran dengan 10 personel tetap disiagakan di lokasi untuk memastikan keamanan gedung.

Keselamatan penghuni gedung menjadi prioritas utama, dan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

Skema Kerja ASN Selama Pemulihan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan skema kerja sementara bagi sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) yang berkantor di gedung terdampak. ASN dari beberapa instansi seperti Bapenda, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Dishub, Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD), dan Bank Jakarta bekerja secara bergantian melalui skema bekerja dari rumah atau dari kantor lain selama proses pemulihan berlangsung.

Penyelidikan Penyebab Kebakaran

Sampai saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup