Perkuat Ketahanan Pangan, Pemprov Jabar Salurkan Bantuan ke Peternak KBB
PlatMerah.com, Kabupaten Bandung Barat – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) menyalurkan bantuan sarana peternakan kepada Kelompok Ternak Sauyunan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat peternak.
Bantuan Sarana Peternakan untuk Kemandirian Kelompok Ternak
Bantuan disalurkan pada Senin, 10 Agustus 2026, melalui UPTD Balai Pengembangan Perbibitan Ternak Unggas (BPPTU) Jatiwangi. Kepala UPTD BPPTU Jatiwangi, Ahmad Gufron, menjelaskan bahwa bantuan tersebut meliputi 195 ekor ayam pullet (ayam petelur siap produksi), 1,4 ton pakan ternak, serta paket Obat, Vaksin, dan Kimia (OVK).
Selain itu, Pemprov Jabar juga menyerahkan fasilitas pembibitan berupa mesin tetas setter berkapasitas 1.500 butir dan mesin tetas hatcher berkapasitas 500 butir. Langkah ini bertujuan membangun sistem usaha peternakan yang mandiri dan produktif, bukan sekadar menambah populasi ternak.
Manfaat Bantuan untuk Pengembangan Peternakan Lokal
Dengan keberadaan ayam pullet, Kelompok Ternak Sauyunan diharapkan dapat mengembangkan populasi ayam petelur yang mampu memproduksi telur secara optimal, membuka sumber pendapatan baru bagi anggota kelompok. Dukungan pakan dan OVK juga penting untuk menjaga kesehatan hewan dan efisiensi produksi.
Fasilitas pembibitan seperti mesin tetas memungkinkan kelompok peternak untuk menetaskan bibit secara terencana dan mandiri, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan bibit dari luar daerah serta memastikan ketersediaan bibit unggas berkualitas.
Peran Peternak Rakyat dalam Ketahanan Pangan Jawa Barat
Pengembangan peternakan rakyat, terutama peternak skala kecil dan kelompok ternak, menjadi kunci dalam pembangunan sektor peternakan di Jawa Barat. Mereka berperan sebagai motor penggerak ekonomi perdesaan sekaligus penyedia protein hewani bagi masyarakat.
Menurut Ahmad Gufron, peningkatan kapasitas produksi telur lokal akan memberikan kontribusi langsung dalam pemenuhan gizi masyarakat dan memperkuat sistem rantai pasok pangan yang lebih tangguh di Jawa Barat.
Pendampingan dan Pembinaan Berkelanjutan
Untuk memastikan bantuan menjadi investasi produktif jangka panjang, UPTD BPPTU Jatiwangi akan melakukan pendampingan teknis dan pembinaan berkala. Fokus pembinaan meliputi tata kelola kelembagaan, pencatatan usaha, biosekuriti, dan strategi pemasaran.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan kelompok peternak ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem peternakan yang kuat dari hulu hingga hilir, menuju peternakan Jawa Barat yang maju, mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













