GWM Ora 5 Touring dan Varian PHEV Siap Masuk Pasar dengan Desain dan Teknologi Unggul
PlatMerah.com – GWM secara resmi memperkenalkan varian terbaru dari mobil listrik mereka, Ora 5 Touring, yang hadir dengan ukuran lebih panjang dan desain berbeda dibandingkan varian standar. Selain itu, di pasar China, GWM juga menyiapkan versi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dengan teknologi baterai yang lebih canggih, menunjukkan komitmen pabrikan dalam menghadirkan beragam pilihan kendaraan ramah lingkungan.
Ora 5 Touring menonjol sebagai SUV listrik kelas menengah dengan desain yang menyerupai wagon dan bagian belakang yang lebih panjang. Berdasarkan dokumen resmi Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China, Ora 5 Touring memiliki panjang 4.758 mm dan tinggi 1.630 mm, yang berarti 287 mm lebih panjang dan 11 mm lebih rendah dari varian standar Ora 5. Desain belakangnya dilengkapi dengan pilar D yang lebih besar dan lampu belakang baru yang terhubung oleh bilah lampu memanjang, memberikan tampilan modern dan elegan.
Perbandingan Dimensi dengan Kompetitor
Dibandingkan dengan model lain di segmen yang sama, Ora 5 Touring memiliki ukuran yang kompetitif. Mobil ini 143 mm lebih panjang dan 40 mm lebih rendah dari Geely EX5, sedangkan jika dibandingkan dengan BYD Seal 6 Touring versi plug-in hybrid, Ora 5 Touring sedikit lebih pendek 82 mm namun lebih tinggi 125 mm. Ukuran ini menempatkan Ora 5 Touring sebagai pilihan menarik bagi konsumen yang mencari SUV listrik dengan proporsi yang seimbang.
Spesifikasi dan Harga
Walaupun spesifikasi teknis lengkap Ora 5 Touring belum diumumkan secara resmi, GWM menjanjikan penggunaan baterai berkapasitas lebih besar dari 58,3 kWh yang digunakan pada varian standar. Di pasar Australia, Ora 5 Touring diperkirakan akan dibanderol sekitar 40.000 dolar Australia atau setara Rp508 juta, lebih tinggi dibandingkan Ora 5 standar yang dijual mulai dari 33.990 dolar Australia (sekitar Rp431 juta). Peluncuran model ini direncanakan pada akhir 2026 di Australia.
Varian PHEV dan Investasi Perakitan Lokal
Di sisi lain, GWM juga mempersiapkan varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) bernama Ora 05 GT PHEV untuk pasar China. Varian ini menawarkan teknologi yang lebih modern dengan dimensi bodi yang lebih panjang, memberikan pilihan bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan kemampuan hybrid.
Selain itu, merek kendaraan komersial listrik Farizon, yang berada di bawah GWM, menginvestasikan Rp40 hingga 50 miliar untuk fasilitas perakitan lokal di Purwakarta, Jawa Barat. Fasilitas ini akan memproduksi model V8E Cargo Van untuk memenuhi kebutuhan pasar armada niaga perkotaan yang efisien dan ramah lingkungan.
Perkembangan Pasar Mobil Listrik di Indonesia
Pasar mobil listrik di Indonesia semakin berkembang dengan hadirnya berbagai model dari berbagai segmen. Selain GWM Ora 5, model seperti GWM Ora 03 dan BAIC T1 menjadi pilihan menarik dengan harga sekitar Rp300 jutaan. BAIC T1 dengan dimensi lebih besar menawarkan konsep hatchback crossover yang praktis, sementara GWM Ora 03 mengusung desain retro yang khas.
Kesuksesan mobil listrik juga terlihat dari angka pemesanan Wuling Aira ev yang mencapai 3.500 unit hanya dalam dua pekan setelah peluncuran resmi, menandakan minat tinggi konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Dengan penawaran varian baru dan teknologi yang terus dikembangkan, GWM dan merek terkaitnya menunjukkan langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan pasar kendaraan listrik yang terus meningkat di Asia dan Australia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












