Gegara Tolak Beri Ayam, 3 Pria Dikeroyok 10 OTK di Bali

Gegara Tolak Beri Ayam, 3 Pria Dikeroyok 10 OTK di Bali

PlatMerah.com, Badung – Tiga pria, INP (45), INPA (28), dan PAS (29), menjadi korban pengeroyokan oleh sekitar 10 orang tidak dikenal di area parkir kandang ayam boiler, Banjar Batu Bayan, Desa Taman, Kabupaten Badung. Insiden ini terjadi pada Selasa dini hari pukul 02.00 WITA.

Kejadian Pengeroyokan

<pMenurut keterangan Ni Nyoman Ayu Inastuti, Pejabat Sementara Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, peristiwa bermula saat INP bersama seorang saksi mengendarai mobil pengangkut ayam di wilayah Tebajero. Mereka diberhentikan oleh beberapa orang tidak dikenal yang meminta ayam. Ketika korban menyatakan tidak membawa ayam, salah satu pelaku diduga menendang mobil korban.

Setelah insiden tersebut, korban melanjutkan perjalanan menuju kandang ayam. Sekitar 15 menit kemudian, sekelompok orang datang dan menanyakan siapa yang tadi melintas. Saat INP mengaku sebagai orang yang lewat, tiba-tiba para pelaku menyerang dan melakukan pengeroyokan secara membabi buta.

Korban dan Luka-Luka

Selain INP, INPA dan PAS yang berada di sekitar lokasi juga menjadi sasaran pengeroyokan. INP mengalami memar di rahang kiri, bagian belakang leher kiri, dan dada. INPA merasakan sakit di perut kanan bawah dan memar di leher bagian belakang kanan. PAS mengalami memar dan luka di bagian atas mata kanan.

INPA menyebutkan pelaku berjumlah sekitar 10 orang dan melakukan pemukulan pada bagian perut kanan dan rahang belakang korban.

Tindak Lanjut dan Penanganan

Setelah pengeroyokan, para pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian. Saat ini, INP dan INPA mendapatkan perawatan medis di Puskesmas IV Abiansemal. Sedangkan PAS dirujuk ke Rumah Sakit Bindu Husada untuk penanganan lebih lanjut.

Konteks dan Implikasi

Peristiwa ini diduga dipicu oleh penolakan korban untuk memberikan ayam kepada para pelaku. Kekerasan dengan motif seperti ini menunjukkan adanya potensi konflik sosial terkait distribusi atau penguasaan sumber daya lokal, dalam hal ini ayam boiler di wilayah tersebut.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan terkait identitas pelaku dan motif lengkap pengeroyokan agar kasus ini dapat ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup