Remaja Hilang Tenggelam di Kali BKB Setelah Bertengkar dan Mengambil Kunci Terjatuh

Remaja Hilang Tenggelam di Kali BKB Setelah Bertengkar dan Mengambil Kunci Terjatuh

PlatMerah.com, Jakarta – Seorang remaja berusia 19 tahun bernama M. Tomul Adi Kurniawan dilaporkan hilang tenggelam di Kali Banjir Kanal Barat (BKB), Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Sabtu malam, 18 Agustus 2026. Korban diduga tenggelam setelah melompat ke sungai untuk mengambil kunci yang terjatuh, setelah sempat bertengkar dengan teman wanitanya.

Kronologi Kejadian

<pMenurut keterangan saksi di lokasi, sebelum kejadian, korban sempat terlibat pertengkaran dengan teman wanitanya. Tidak lama setelah itu, kunci yang dimiliki korban terjatuh ke dalam aliran Kali BKB. Korban kemudian melompat ke sungai untuk mengambil kunci tersebut.

Setelah berhasil mengambil kunci, korban berusaha berenang menuju tanggul. Namun derasnya arus di kali tersebut membuat korban kesulitan dan akhirnya tenggelam. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat melemparkan alat bantu apung, tetapi korban sudah terbawa arus dan menghilang dari pandangan.

Upaya Pencarian

Tim SAR gabungan langsung melakukan operasi pencarian pada Minggu, 19 Agustus 2026. Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran Kali Banjir Kanal Barat menggunakan perahu karet hingga sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian. Selain itu, tim juga melakukan pemantauan visual di sepanjang bantaran kali.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan bahwa hingga Minggu petang korban belum ditemukan. Operasi pencarian pun dihentikan sementara dan dijadwalkan dilanjutkan kembali pada Senin pagi, 20 Agustus 2026.

“Tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran di sepanjang aliran Kali Banjir Kanal Barat dan pengamatan jalur darat. Hingga sore hari korban belum ditemukan sehingga operasi kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan besok pagi. Kami juga akan mengevaluasi area pencarian dan mengoptimalkan metode pencarian agar korban segera ditemukan,” ujar Desiana.

Kolaborasi Tim SAR dan Masyarakat

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai pihak seperti Basarnas, BPBD Jakarta Barat, Damkar Tanjung Duren, Babinsa, BTB BaznasBazis, ERT Rumah Zakat, IMANICARE, Mapala Mustopo, RMI, RAC, serta warga sekitar. Kolaborasi ini menunjukkan upaya bersama untuk menemukan korban secepat mungkin.

Konteks dan Pentingnya Keselamatan di Area Sungai

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan keselamatan saat berada di sekitar aliran sungai, terutama bagi remaja dan masyarakat umum. Arus deras di Kali BKB berpotensi membahayakan bagi yang tidak mahir berenang atau tidak memakai alat keselamatan.

Pihak berwenang diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan edukasi keselamatan di kawasan rawan kecelakaan air, guna mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup