BNN dan Bea Cukai Tangkap Kapal Pengangkut Narkoba Cair 2,6 Ton di Kepri
PlatMerah.com, Kepulauan Riau – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea Cukai dan Polda Kepri berhasil mengamankan sebuah kapal yang mengangkut narkoba cair dengan berat sekitar 2,6 ton di perairan Kepulauan Riau pada Senin, 17 Agustus 2026, sekitar pukul 18.00 WIB.
Penangkapan Kapal Pengangkut Narkoba Cair
Kepala BNN, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menjelaskan bahwa dalam pengungkapan ini, sebanyak 10 orang berkebangsaan Myanmar turut diamankan. Modus operandi jaringan narkotika tersebut menggunakan identitas kapal yang dipalsukan, dari MV Rain Maker menjadi Kapal MV Ocean Porter berbendera Tanzania.
Kapal tersebut kemudian ditarik ke pelabuhan pangkalan Bea Cukai di Karimun untuk dilakukan pemeriksaan mendetail menggunakan anjing pelacak, backscatter, trunac, dan Narkotest.
Temuan Barang Bukti
Hasil pemeriksaan menemukan cairan yang diduga kuat sebagai narkotika cair jenis methamphetamine dengan berat kurang lebih 2,6 ton. Narkoba tersebut disimpan dalam 8 drum berkapasitas 200 liter dan 1 water tank berkapasitas 1.000 liter.
Selain narkoba, tim gabungan juga menyita rokok ilegal dari China merek GG dengan total 157 boks berisi, 50 slop, 10 bungkus, dan 20 batang, yang jika dijumlahkan sebanyak 1.570.000 batang rokok ilegal.
Dukungan Operasi dan Status Pelaku
Operasi bersama ini melibatkan dukungan kapal patroli Bea Cukai BC 30005 dan BC 20011 dari Kanwilsus Bea Cukai Kepri serta unit K9 Bea Cukai Batam. Hingga saat ini, BNN belum mengungkap identitas para pelaku yang diamankan maupun status hukum mereka.
Konteks dan Pentingnya Penindakan
Penangkapan ini menjadi bagian penting dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Kepulauan Riau yang merupakan salah satu jalur strategis pelayaran internasional. Kolaborasi antara BNN, Bea Cukai, dan Polda Kepri menunjukkan sinergi yang kuat dalam mengatasi peredaran narkoba dan barang ilegal lainnya di Indonesia.
Pengungkapan ini juga menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan narkotika bahwa aparat akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan, khususnya terhadap modus operandi yang semakin canggih.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













