Wapres Gibran Gandeng Mahasiswa UI untuk Trauma Healing Korban Gempa di NTT

Wapres Gibran Gandeng Mahasiswa UI untuk Trauma Healing Korban Gempa di NTT

PlatMerah.com, Sikka – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan ke Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memastikan penanganan pascagempa berjalan optimal. Dalam kunjungannya pada Kamis, 20 Agustus 2026, Gibran mengajak enam mahasiswa dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) untuk membantu proses trauma healing bagi pengungsi korban gempa.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda NTT telah menyebabkan 71 korban jiwa dan memaksa hampir 60 ribu warga mengungsi. Pemerintah telah menyalurkan dana sekitar Rp44 miliar dan mengirim ratusan ton logistik serta mengaktifkan sembilan fasilitas kesehatan untuk mendukung penanganan darurat.

Peran Mahasiswa dalam Trauma Healing

Dalam kegiatan yang berlangsung di Stadion Gelora Samador, Kabupaten Sikka, mahasiswa Fakultas Psikologi UI melakukan trauma healing untuk anak-anak pengungsi. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari anak-anak yang terlibat dalam berbagai permainan edukatif untuk membantu pemulihan psikologis mereka.

Gibran menegaskan bahwa keterlibatan generasi muda, khususnya mahasiswa, merupakan bagian dari semangat gotong royong dalam menghadapi bencana. Pemerintah tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, tetapi juga mendorong partisipasi aktif anak muda sesuai kapasitas dan keahlian mereka.

Kunjungan dan Peninjauan Lapangan

Selain mendampingi mahasiswa dalam trauma healing, Wapres Gibran juga mengunjungi SD Inpres LXXVI Wairklau yang kini berfungsi sebagai posko pengungsian. Di sana, ia berbincang langsung dengan para pengungsi, menanyakan kondisi kesehatan dan kebutuhan anak-anak, serta menyerahkan peralatan bayi kepada seorang ibu pengungsi.

Gibran memastikan bahwa anak-anak yang mengungsi dalam kondisi aman dan mendapatkan asupan makanan yang cukup. Dia juga bertemu dengan relawan dapur umum yang mengelola distribusi makanan untuk memastikan kebutuhan gizi terpenuhi di tengah situasi darurat.

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Dalam kunjungan ini, Gibran didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, serta pejabat daerah dan aparat keamanan setempat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, mahasiswa, dan berbagai elemen bangsa untuk mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak bencana.

Penanganan darurat di NTT terus dilakukan dengan prioritas utama keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan mendesak, termasuk bagi mereka yang tinggal di daerah sulit dijangkau seperti permukiman pegunungan.

Dengan melibatkan mahasiswa UI dalam program trauma healing, Pemerintah berharap generasi muda dapat berperan aktif dalam membantu meringankan beban psikologis korban gempa serta memperkuat semangat gotong royong di masyarakat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup