Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Penipuan Investasi, Upaya Damai dan Dampak Hukum Terhadap Hak Asuh Anak
PlatMerah.com, Jakarta – Presenter Ruben Onsu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan investasi senilai Rp4,4 miliar. Meski demikian, Ruben memilih jalur damai dan berkomitmen bertanggung jawab penuh atas kerugian yang dialami pelapor.
Kuasa hukum Ruben, Machi Ahmad, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah mengupayakan restorative justice dengan pelapor agar kasus tidak berlanjut ke ranah persidangan. Kedua pihak telah sepakat untuk melakukan mediasi sebagai solusi penyelesaian sengketa nilai investasi tersebut.
Nilai Kerugian dan Upaya Pengembalian Dana
Kerugian yang dituntut oleh pelapor mencapai Rp4,4 miliar, yang terdiri dari modal awal Rp3,5 miliar ditambah bunga. Ruben telah menunjukkan itikad baik dengan mengembalikan sebagian dana, yaitu Rp100 juta, sejak awal tahun ini sebagai bentuk tanggung jawab.
Dampak Status Tersangka Terhadap Gugatan Hak Asuh Anak
Status tersangka yang disandang Ruben Onsu berpotensi mempengaruhi proses gugatan hak asuh anak melawan mantan istrinya, Sarwendah. Praktisi hukum Deolipa Yumara menilai penetapan tersebut menjadi pertimbangan penting bagi majelis hakim dalam persidangan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Fakta status hukum ini dapat digunakan oleh pihak Sarwendah sebagai bukti tambahan yang memberatkan posisi Ruben, terutama jika ada risiko penelantaran anak apabila Ruben harus menjalani hukuman penjara. Hal ini dipandang sebagai hambatan yang signifikan bagi Ruben dalam upaya mendapatkan hak asuh anak.
Beban Keuangan Ruben Onsu di Tengah Kasus
Selain menghadapi proses hukum, Ruben juga mengalami tekanan finansial yang cukup berat. Kuasa hukumnya, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa Ruben harus menanggung beban nafkah keluarga, termasuk untuk Sarwendah, serta menghadapi kerugian miliaran rupiah akibat pembobolan kartu kredit dan pencurian aset perusahaan.
Beban biaya rumah tangga dan kewajiban finansial keluarga menjadi latar belakang kondisi sulit yang dialami Ruben, yang turut memperumit situasi hukum yang sedang berlangsung.
Respon dan Dukungan dari Orang Terdekat
Penetapan status tersangka Ruben Onsu mengejutkan banyak pihak, termasuk sahabat dan orang terdekatnya. Mereka memberikan dukungan dan menyerahkan proses hukum kepada pihak yang berwenang. Ruben sendiri telah menyampaikan permohonan maaf atas situasi yang terjadi dan terus berupaya mengumpulkan bukti untuk membela diri.
Untuk menghadapi kasus hukum ini, Ruben menunjuk Jhon LBF Law Firm sebagai kuasa hukum yang mendampinginya selama proses pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan.
Kasus yang menjerat Ruben Onsu ini menjadi perhatian publik tidak hanya karena nilai kerugiannya yang besar, tetapi juga karena implikasi hukum dan sosial yang mempengaruhi kehidupan pribadi serta keluarganya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










