Isi Surat Pelaku Curanmor di Mangkang Semarang Kepada Korbannya, Motor Dikembalikan

Isi Surat Pelaku Curanmor di Mangkang Semarang Kepada Korbannya, Motor Dikembalikan

PlatMerah.com, Semarang – Pelaku pencurian motor di kawasan Mangkang, Semarang, mengembalikan motor curiannya setelah tiga hari beraksi dan meninggalkan surat permintaan maaf kepada korban. Motor jenis Vario warna putih milik M. Benny Priaaji, seorang guru SMP Negeri 28 Semarang, yang sempat hilang sejak Jumat, 28 Agustus 2026, kini telah kembali ke tangan pemiliknya.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi saat motor diparkir di halaman rumah teman korban di RT 3/RW 1, Krajan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu. Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, pelaku yang diduga bernama Supriyanto alias Keong, warga Mangunharjo Kecamatan Tugu, sebelumnya sempat melakukan aksi pencurian yang gagal di wilayah Dondong, Kelurahan Wonosari. Dalam pelariannya, pelaku meninggalkan sejumlah barang seperti jaket dan helm yang menjadi petunjuk identitasnya.

Isi Surat dan Pengembalian Motor

Setelah tiga hari, pelaku mengembalikan motor hasil curiannya dan meninggalkan surat untuk korban. Dalam surat tersebut, pelaku menyampaikan permintaan maaf atas perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. Tindakan pengembalian ini menunjukkan adanya penyesalan dari pelaku meski belum ada keterangan resmi mengenai tindak lanjut hukum atas kasus ini.

Kronologi Singkat Kejadian

  • Pada Jumat, 28 Agustus 2026 siang, motor milik Benny dicuri saat diparkir di halaman rumah teman.
  • Pelaku sebelumnya gagal mencuri motor di wilayah Wonosari setelah motornya jatuh ke got dan tepergok warga.
  • Pelaku melarikan diri ke Mangkang Wetan dan berhasil mengambil motor korban.
  • Tiga hari kemudian, motor dikembalikan dengan surat permohonan maaf.

Respon Pihak Keamanan dan Masyarakat

Bhabinkamtibmas Kelurahan Mangkang Wetan, Aipda Hery Prasetyo, menyatakan bahwa identitas pelaku telah diketahui berkat rekaman CCTV dan keterangan saksi di lokasi kejadian. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan pengamanan kendaraan, khususnya di lingkungan sekitar tempat tinggal.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi pencurian kendaraan bermotor dan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kasus pengembalian motor dan isi surat pelaku curanmor ini menarik perhatian publik karena menunjukkan sikap penyesalan pelaku, sekaligus membuka ruang diskusi mengenai penanganan kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Semarang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup