Basarnas Ungkap Kendala yang Dihadapi saat Evakuasi Korban KM Mutiara Sentosa 2

Basarnas Ungkap Kendala yang Dihadapi saat Evakuasi Korban KM Mutiara Sentosa 2

PlatMerah.com, Sumenep – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi selama proses evakuasi korban kebakaran kapal KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura. Cuaca buruk menjadi faktor utama yang memperlambat operasi pencarian dan evakuasi.

Kendala Cuaca dalam Operasi Evakuasi

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa kondisi cuaca di lokasi kejadian tidak mendukung sehingga proses evakuasi memakan waktu lebih lama. Meski demikian, berkat koordinasi dengan kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi, seluruh korban yang ditemukan berhasil dievakuasi dalam satu hari.

“Saat kejadian, kondisi cuaca di perairan memang tidak baik sehingga proses evakuasi memakan waktu. Namun, alhamdulillah dalam satu hari seluruh korban yang ditemukan berhasil dievakuasi dengan bantuan kapal-kapal yang melintas,” ujar Syafii di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8).

Penggunaan Teknologi untuk Memaksimalkan Pencarian

Basarnas memanfaatkan aplikasi navigasi khusus untuk membantu menentukan pola pencarian berdasarkan kondisi lapangan seperti arah angin, tinggi gelombang, kecepatan gelombang, dan kecepatan arus laut. Teknologi ini menjadi alat penting dalam mengoptimalkan operasi SAR di tengah cuaca yang tidak bersahabat.

“Kami memiliki aplikasi yang membantu kapal SAR dalam melaksanakan pola pencarian. Data seperti arah angin, tinggi gelombang, kecepatan gelombang, dan kecepatan arus menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan pola operasi SAR,” jelas Syafii.

Operasi Pencarian Masih Berlangsung

Meskipun sebagian besar korban telah ditemukan, Basarnas masih melanjutkan penyisiran di perairan utara Sumenep untuk memastikan tidak ada korban lain yang belum ditemukan. Kapal SAR Permadi dari Basarnas Surabaya saat ini masih aktif melakukan pencarian di area tersebut.

“Saat ini Kapal SAR Permadi milik Basarnas Surabaya masih melaksanakan operasi pencarian. Kami berharap seluruh korban sudah ditemukan sehingga operasi pencarian tidak lagi menemukan adanya korban,” tambah Syafii.

Data Korban dan Dampak Kecelakaan

  • Total penumpang yang telah dievakuasi sebanyak 234 orang.
  • Korban meninggal dunia berjumlah 5 orang.
  • Masih terdapat 2 orang yang dinyatakan hilang hingga saat ini.

Peristiwa kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 ini menjadi perhatian serius bagi Basarnas dan pihak terkait dalam upaya penyelamatan. Kondisi cuaca yang buruk di perairan Sumenep menjadi tantangan utama dalam operasi SAR, namun penggunaan teknologi dan bantuan kapal sekitar berhasil mempercepat proses evakuasi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup