Dihadapan Periset BRIN, Presiden Ingin Pimpin Pemerintahan Berdasar Realitas

Dihadapan Periset BRIN, Presiden Ingin Pimpin Pemerintahan Berdasar Realitas

PlatMerah.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memimpin pemerintahan yang berlandaskan fakta dan realitas. Pernyataan ini disampaikan saat bertemu dengan sekitar 150 periset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Halaman Tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (6/8).

Memimpin dengan Fakta dan Realitas

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa keberanian dalam melihat kondisi yang sebenarnya adalah langkah awal yang penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa. Ia mengajak timnya dan para periset untuk tidak menghindari fakta yang tidak menyenangkan, melainkan menjadikannya sebagai dasar evaluasi dan pencarian solusi.

Sebagai contoh, Presiden menyoroti fakta bahwa Indonesia belum mampu lolos ke putaran final Piala Dunia sepak bola meskipun merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Menurutnya, kondisi ini harus diterima sebagai kenyataan yang perlu dievaluasi dan menjadi bahan introspeksi.

Menolak Sikap Mengeluh dan Mencari Kambing Hitam

Presiden Prabowo mengingatkan agar setiap persoalan tidak disikapi dengan mencari kambing hitam atau mengeluh. Ia menekankan pentingnya mempelajari penyebab suatu masalah dan melihat praktik terbaik dari pihak lain sebagai bahan pembelajaran untuk perbaikan.

“Jangan mengeluh, jangan mencari kambing hitam, karena itu tidak akan membantu. Sekarang belajar bagaimana kenapa kok bisa negara itu masuk. Apa yang dilakukan pelatihnya, dari mana guru-gurunya. Jadi kita cari penyebabnya apa. Baru kita harus berani berbuat,” ujarnya.

Penguasaan Sains dan Teknologi sebagai Kunci Kemajuan

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menegaskan bahwa penguasaan sains dan teknologi merupakan kunci utama kemajuan bangsa. Ia mendorong para periset BRIN untuk terus menghasilkan inovasi yang dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan dan penyelesaian berbagai persoalan nasional.

“Jadi bangsa yang mampu menguasai sains dan teknologi, bangsa itu akan maju dengan pesat. Kuncinya adalah sains dan teknologi. Ini adalah fakta dan kenyataan,” kata Presiden Prabowo.

Konteks dan Pentingnya Pendekatan Berbasis Fakta

Pernyataan Presiden Prabowo ini menjadi penting karena menunjukkan arah kepemimpinannya yang mengutamakan realitas dan data dalam pengambilan keputusan. Pendekatan berbasis fakta diharapkan dapat mempercepat penyelesaian berbagai tantangan yang dihadapi bangsa serta mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Melalui pertemuan ini, Presiden juga menegaskan peran strategis BRIN sebagai lembaga riset yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata melalui inovasi ilmiah dan teknologi demi kemajuan Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup