Hemat Operasional 41 Persen, Alasan Fastana Boyong Truk Listrik Fuso eCanter

Hemat Operasional 41 Persen, Alasan Fastana Boyong Truk Listrik Fuso eCanter

PlatMerah.com – Fastana Logistics Indonesia mengadopsi truk listrik Fuso eCanter untuk melengkapi armada operasionalnya. Langkah ini diambil dengan pertimbangan utama efisiensi biaya operasional yang mampu menghemat sekitar 41 persen dari sisi energi saja, belum termasuk biaya perawatan.

Efisiensi Biaya dan Keberlanjutan

Direktur Fastana Logistics Indonesia, Subagyo Rahardjo, menyampaikan bahwa penghematan biaya operasional menjadi alasan utama penggunaan truk listrik. Selain itu, perusahaan juga memiliki komitmen kuat terhadap keberlanjutan, sebagai bagian dari Kapal Api Group yang fokus menekan emisi karbon dalam aktivitas bisnisnya.

“Kami yakin penggunaan truk listrik dapat membantu mengurangi emisi gas buang,” ujar Subagyo saat ditemui di ICE BSD, Tangerang.

Keunggulan Mitsubishi Fuso dan Dukungan Layanan

Fastana juga mempertimbangkan reputasi Mitsubishi Fuso di Indonesia. Keberadaan jaringan layanan purna jual, ketersediaan suku cadang, serta dukungan dari diler menjadi faktor penting yang memberikan jaminan keamanan bagi operasional perusahaan.

Subagyo menambahkan, “Jaringan diler, spare parts, aftersales, dan layanan purna jual Mitsubishi Fuso sudah memiliki ekosistem kuat yang mendukung keputusan kami mencoba Fuso eCanter.”

Pengoperasian dan Proyek Percontohan

Saat ini, Fastana baru mengoperasikan satu unit eCanter sebagai tahap awal. Truk listrik tersebut dipakai untuk distribusi di wilayah Jabodetabek hingga Karawang dengan jarak tempuh sekitar 60-70 kilometer sekali jalan. Jarak ini masih sesuai dengan kemampuan baterai eCanter yang mampu menempuh hingga 140 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Penggunaan eCanter juga dijadikan proyek percontohan di lingkungan Kapal Api Group. Apabila hasilnya sesuai harapan, perusahaan lain dalam grup diperkirakan akan mengadopsi kendaraan niaga listrik serupa.

Proses Pengadaan yang Cepat dan Pendampingan Pelanggan

Fastana memutuskan menggunakan truk listrik ini dengan proses yang relatif cepat. Setelah menerima presentasi dari PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) pada April 2026, perusahaan segera melakukan analisis dan uji coba sebelum menerbitkan purchase order dalam waktu sekitar dua bulan.

Sales and Marketing Director PT KTB, Aji Jaya, menyatakan bahwa pabrikan tidak hanya menjual kendaraan, tetapi juga memberikan pendampingan menyeluruh, termasuk pelatihan mekanik dan driver untuk memahami perbedaan karakteristik kendaraan listrik dibandingkan truk konvensional.

Manfaat dan Dampak Penggunaan Truk Listrik

  • Penghematan biaya operasional: Sekitar 41 persen dari penggunaan energi.
  • Pengurangan emisi karbon: Mendukung komitmen keberlanjutan perusahaan.
  • Dukungan layanan purna jual: Memastikan kelancaran operasional dan perawatan kendaraan.
  • Proyek percontohan: Potensi adopsi kendaraan listrik di seluruh Kapal Api Group.

Penerapan truk listrik Fuso eCanter oleh Fastana Logistics Indonesia menjadi langkah strategis yang menggabungkan aspek ekonomi dan lingkungan dalam bisnis logistik, sekaligus mendorong transformasi kendaraan niaga ramah lingkungan di Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup