Pertamax Turun Rp300, Harga BBM Pertamina Terbaru 12 Agustus 2026: Pilihan Buruh di Solo Masih Pertalite

Pertamax Turun Rp300, Harga BBM Pertamina Terbaru 12 Agustus 2026: Pilihan Buruh di Solo Masih Pertalite

PlatMerah.com, Solo – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax resmi turun Rp300 per liter mulai 1 Agustus 2026. Penurunan ini membuat harga Pertamax menjadi Rp15.950 per liter dari sebelumnya Rp16.250 per liter. Meskipun demikian, sebagian konsumen, termasuk buruh di Solo, masih memilih menggunakan Pertalite yang harganya tetap Rp10.000 per liter.

Penyesuaian harga juga berlaku untuk produk BBM lain seperti Pertamax Turbo dan Pertamax Green yang masing-masing turun menjadi Rp18.300 dan Rp16.600 per liter. Sementara harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan.

Harga BBM Pertamina Terbaru per 12 Agustus 2026

Jenis BBMHarga per Liter (Rp)
Pertalite (Subsidi)10.000
Pertamax15.950
Pertamax Green 9516.600
Pertamax Turbo18.300
Biosolar (Subsidi)6.800
Dexlite19.700
Pertamina Dex21.150

Faktor Pemilihan BBM oleh Konsumen di Solo

Agus, seorang buruh di Solo, mengungkapkan meskipun harga Pertamax sudah turun, selisih harga dengan Pertalite masih cukup signifikan sehingga ia memilih tetap menggunakan Pertalite dalam kesehariannya. Ia menyadari konsekuensi memilih BBM bersubsidi seperti antrean yang cukup panjang di SPBU.

“Sebenarnya ingin beli Pertamax, tapi selisih harganya masih lumayan. Jadi untuk sekarang masih pilih Pertalite,” ujar Agus saat ditemui di SPBU Mojosongo, Solo.

Kebijakan Penyesuaian Harga BBM

PT Pertamina Patra Niaga melaksanakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengikuti arahan pemerintah dengan mempertimbangkan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, daya beli masyarakat, dan ketersediaan pasokan nasional. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa penyesuaian ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara kondisi pasar global dan kebutuhan domestik.

Harga BBM di Berbagai Wilayah Indonesia

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi berlaku secara nasional, termasuk wilayah Jawa Tengah khususnya Solo Raya, serta di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan provinsi lainnya. Harga BBM subsidi tetap stabil di seluruh wilayah, menjaga keterjangkauan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dengan penurunan harga Pertamax dan produk terkait, diharapkan masyarakat mendapatkan alternatif BBM yang lebih ekonomis tanpa mengorbankan kualitas bahan bakar.

Perubahan harga ini penting bagi pengguna kendaraan pribadi, khususnya yang mengandalkan sepeda motor dan mobil untuk aktivitas sehari-hari, karena berpengaruh langsung pada pengeluaran rutin mereka.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup