IHSG Terkoreksi 1,13%, Saham Prajogo Pangestu PTRO, BRPT, TPIA Berguguran

IHSG Terkoreksi 1,13%, Saham Prajogo Pangestu PTRO, BRPT, TPIA Berguguran

PlatMerah.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (13/8/2026) mengalami koreksi sebesar 1,13% atau turun 72,08 poin ke level 6.301. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh anjloknya saham milik konglomerat Prajogo Pangestu, yaitu PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Harga saham PTRO turun 5,45% ke Rp 5.200, TPIA melemah 4,63% ke Rp 2.060, dan BRPT turun 4,36% ke Rp 1.865. Data perdagangan Bursa Efek Indonesia menunjukkan volume transaksi mencapai 28,2 miliar saham dengan frekuensi 1,92 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 11.074 triliun dengan total nilai transaksi Rp 13,56 triliun.

Secara keseluruhan, terdapat 175 saham yang menguat, 452 saham melemah, dan 164 saham stagnan. Seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia ditutup di zona merah, termasuk saham-saham industri emas yang juga mengalami koreksi, seperti PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) turun 3,61%, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun 4,12%, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 2,91%, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) turun 1,57%.

Pergerakan Bursa Saham Asia

Indeks bursa saham di kawasan Asia menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada hari yang sama. Indeks Nikkei Jepang naik sebesar 1,24% ke level 68.362, sementara Shanghai Composite turun 0,5% ke level 3.926. Indeks Kospi Korea Selatan mengalami kenaikan signifikan sebesar 3,56% ke level 6.813, sedangkan Hang Seng Hong Kong melemah 0,17% ke level 25.396.

Performa Saham Prajogo Pangestu dan Kontrak Baru PTRO

Sebelumnya, pada Rabu (12/8/2026), IHSG menguat 1,69% ke posisi 6.373,85 dengan saham PTRO menjadi salah satu yang paling banyak diborong investor asing. PTRO mencatat kenaikan harga saham sebesar 11,56% menjadi Rp5.500 dan nilai transaksi mencapai Rp716,95 miliar. PTRO juga memperoleh kontrak baru jasa pertambangan batu bara senilai sekitar Rp9,3 triliun dari PT Pesona Bara Cakrawala dan PT Cakrawala Bara Persada yang berlokasi di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Kontrak ini berlaku sepanjang usia tambang (life of mine) dan meliputi pekerjaan pengupasan tanah penutup, penambangan batu bara, dan pemberian material batuan.

Analisis dan Rekomendasi Pasar

Meskipun IHSG terkoreksi pada Kamis, analis memperkirakan indeks ini memiliki potensi penguatan kembali dengan support di level 6.300-6.320 dan resistance di 6.400-6.450. Saham-saham yang direkomendasikan untuk diperhatikan antara lain PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR), dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI).

Investor disarankan untuk melakukan analisis menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi mengingat volatilitas pasar dan faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi pergerakan saham.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup